:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300081/original/031492700_1784290845-Screenshot_2026-07-17_191916.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bercerita laporan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengenai kondisi ekonomi Indonesia tetap berada dalam kondisi yang baik meski dunia saat ini masih dibayangi ketidakpastian dan konflik di berbagai kawasan.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia Bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
"Menteri Keuangan melaporkan kondisi ekonomi kita bagus. Di tengah dunia yang susah, di tengah perang di mana-mana, kita masih lumayan," kata Prabowo.
Menurut Presiden, ketahanan ekonomi nasional menjadi modal penting bagi pemerintah untuk terus menjalankan berbagai program strategis, termasuk memperkuat ketahanan pangan dan energi.
Prabowo kemudian memaparkan sejumlah capaian yang dinilai menunjukkan perekonomian dan sektor riil tetap bergerak. Salah satunya adalah dimulainya pembangunan proyek gas besar yang sempat tertunda selama puluhan tahun.
"Kita kemarin berhasil mulai pembangunan blok gas, salah satu yang terbesar di kawasan kita. Setelah 28 tahun mangkrak kita hidupkan," ujarnya.
Soroti Kemajuan di Sektor Energi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300082/original/053068400_1784290934-Screenshot_2026-07-17_192146.jpg)
Perbesar
Selain proyek gas, Prabowo juga menyinggung implementasi biodiesel B50 yang mulai dijalankan Indonesia.
Menurut dia, penggunaan solar berbasis minyak sawit tersebut membuat Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri mulai Juli 2026.
"Sebelumnya kita berhasil menjadi negara pertama di dunia yang menghasilkan B50. Kita sekarang hasilkan solar dari kelapa sawit. Jadi mulai bulan Juli ini kita tidak impor solar lagi dari luar negeri," katanya.
Prabowo menilai kebijakan tersebut akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar karena perputaran uang tetap berada di dalam negeri.
"Lebih baik uang itu beredar di Indonesia, dinikmati oleh petani-petani sawit di seluruh Indonesia," ujarnya.
Pemerintah Percepat Pengembangan Etanol
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan pemerintah mulai mengembangkan bahan bakar campuran etanol atau E10 dan menargetkan peningkatan hingga E20.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah berencana memperbanyak pembangunan pabrik etanol.
"Tadi saya putuskan kita akan bangun minimal 30 pabrik. Kalau perlu sampai 50 pabrik," kata Prabowo.
Ia optimistis berbagai langkah tersebut akan memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah kondisi global yang masih penuh tantangan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
![]()
![]()
Arief Rahman H, Arthur GideonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
Duel Taktik Guru dan Murid di Final Piala Dunia 202610 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
Top Skor Piala Dunia 2026: Gol Bunuh Diri Ungguli Lionel Messi dan Kylian Mbappe1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
10 Rekor Baru Menanti Lionel Messi di Final Piala Dunia 20268 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
Jadi Kiper Dadakan di Jakarta Hingga Final Piala Dunia 2026: Jejak Pau Cubarsi9 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
Rekor Pertemuan Prancis vs Inggris Jelang Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 20269 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256899/original/040579900_1670717208-Inggris_vs_Prancis_di_Laga_Perempat_Final_Piala_Dunia_2022-AP__11_.jpg)
Joan Laporta Yakin Barcelona Jadi Jantung Final Piala Dunia 202610 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
Spanyol Bidik Rekor Jerman, Argentina Hindari Tragedi 1990 dan 201411 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
Presiden Argentina Pilih Nonton Final Piala Dunia 2026 di Rumah, Ini Alasannya11 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
Gagal ke Final Piala Dunia 2026, 4 Pemain Ini Tidak Layak Bela Timnas Inggris Lagi12 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
Argentina Penguasa Menit Akhir di Piala Dunia 2026, 11 Gol Telat Iringi Laju ke Final12 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
Prediksi Prancis vs Inggris: Bukan Sekedar Berebut Podium Terakhir13 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
Prancis Vs Inggris di Perebutan Ketiga Piala Dunia 2026: 3 Alasan Laga Tetap Menarik13 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
Lihat Selengkapnya