Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:45 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto melaporkan efisiensi dan restrukturisasi yang dilakukan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menghemat keuangan negara hingga Rp50 triliun pada tahun 2026.
Baca Juga
"Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia. Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini kita telah hemat overhead sekitar Rp50 triliun. Hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, kita sudah bisa menghemat Rop50 triliun lebih," kata Presiden Prabowo pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden Prabowo Subianto (kanan bawah) berpidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026
Photo :
- ANTARA FOTO/Fauzan
Baca Juga
Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah berhasil menutup 290 BUMN dari 1.074 perusahaan yang ada.
Menurut Prabowo, perusahaan plat merah tersebut tidak memberikan keuntungan dan hanya mendatangkan kerugian.
Baca Juga
Kepala Negara menambahkan pemerintah menargetkan pada akhir tahun 2026 hanya akan memiliki maksimal 300 BUMN.
Presiden Prabowo menegaskan hanya akan mempertahankan BUMN yang produktif dan mampu menciptakan nilai tambah untuk masyarakat.
"(Sebanyak) 750 BUMN lebih akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah untuk rakyat akan kita pertahankan," kata Prabowo.
Dengan perampingan tersebut, kata Presiden Prabowo, Indonesia bisa lebih menghemat keuangan negara, yang diperkirakan bisa mencapai Rp70 triliun.
Penghematan tersebut dapat dialokasikan untuk memperbaiki puskesmas di seluruh Indonesia, renovasi sekolah, hingga rumah bagi rakyat yang membutuhkan.
"Target kita Desember 31 2026, kita harus menghemat Rp70 triliun lebih. Kita bisa bayangkan dengan Rp50 triliun, berapa puskesmas bisa kita perbaiki, berapa sekolah bisa direnovasi, berapa rumah bisa kita berikan kepada rakyat," terang Presiden Prabowo.
Pada Jumat ini, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI.
Kegiatan tersebut salah satunya beragendakan Pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". (Ant)
Prabowo Target Bangun 1.386 Kampung Nelayan dan 30.000 Kopdes hingga Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya terus memperkuat perekonomian rakyat dari bawah dengan membangun Kampung Nelayan dan Kopdes Merah Putih
VIVA.co.id
14 Agustus 2026