Elephants

Prabowo: Indonesia swasembada delapan komoditas pangan

July 20, 2026

Prabowo: Indonesia swasembada delapan komoditas pangan

Senin, 20 Juli 2026 20:52 WIB

Image Print

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan sebagai bagian dari penguatan sektor pangan nasional.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, Presiden mengatakan capaian tersebut ditandai dengan meningkatnya produksi pangan dan cadangan beras nasional.

"Tadi saya sudah sebut, kita sudah swasembada pada delapan komoditas pangan. Cadangan beras kita tertinggi selama sejarah NKRI," kata Prabowo.

Presiden juga mengatakan kesejahteraan petani menunjukkan perkembangan positif yang tercermin dari nilai tukar petani yang disebutnya mencapai tingkat tertinggi.

Menurut Prabowo, capaian di sektor pangan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia di tengah meningkatnya kekhawatiran banyak negara terhadap ancaman krisis pangan global.

Selain sektor pangan, Presiden mengatakan pemerintah telah mengembangkan bahan bakar B50 berbasis minyak sawit sehingga mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.

Prabowo mengatakan berbagai capaian tersebut merupakan hasil kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.

Namun Presiden tidak merinci delapan komoditas tersebut dalam pidato yang dipublikasikan, dan hingga saat ini belum ada rilis resmi dari Istana, Kementerian Pertanian, maupun Badan Pangan Nasional yang menyebutkan satu per satu komoditas dimaksud.

Kemudian, berdasarkan Proyeksi Neraca 11 Komoditas Pangan Tahun 2026 yang dimutakhirkan oleh Badan Pangan Nasional, terdapat delapan komoditas pangan yang telah mencapai kondisi swasembada (produksi/ketersediaan domestik melebihi kebutuhan), yaitu: beras, jagung pakan, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, daging ayam dan telur ayam.

Sedangkan, tiga komoditas yang belum swasembada dan masih mengalami defisit adalah kedelai, bawang putih dan daging sapi/kerbau.

Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026