Elephants

Prabowo Gelar Pertemuan di Hambalang, Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

September 5, 2026

Moehamad Dheny Permana

| 5 September 2026, 08:31 WIB

Prabowo Gelar Pertemuan di Hambalang, Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, beserta jajaran Danantara di Hambalang. - Foto: Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, beserta jajaran Danantara di Hambalang, Bogor, Jumat (4/9/2026). 

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa percepatan hilirisasi menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut. 

“Percepatan hilirisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,” ujarnya, melalui keterangan tertulis. 

Selain hilirisasi, Presiden menerima laporan perkembangan pelaksanaan instruksinya terkait penataan dan perampingan BUMN. Hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN telah ditutup dan langkah tersebut disebut telah menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp50 triliun.

Proses konsolidasi tersebut akan terus dilanjutkan dengan target penutupan sedikitnya 700 BUMN lainnya hingga akhir Desember 2026 sebagai bagian dari upaya menyederhanakan struktur perusahaan negara.

Baca Juga: Prabowo Minta Penertiban Kawasan Hutan Dilakukan Tegas dan Transparan

Melalui restrukturisasi BUMN tersebut, diproyeksikan dapat menghasilkan efisiensi anggaran hingga Rp100 triliun.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa penataan BUMN harus dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Langkah tersebut diarahkan agar perusahaan negara memiliki struktur yang lebih efisien, sehat, profesional, serta mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian nasional.

“Bapak Presiden menegaskan pentingnya penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih efisien, sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional,” jelas Teddy.

Pertemuan tersebut juga turut dihadiri Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria; Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; serta Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Baca Juga: Prabowo: Indonesia Bisa Jadi Pintu Masuk Negara Uni Ekonomi Eurasia ke Pasar ASEAN