Elephants

Porsadin VII diikuti 333 santri dari berbagai daerah di Sumbar

September 7, 2026

Padang (ANTARA) - Sebanyak 333 santri dari berbagai daerah di Sumatera Barat mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-VII tingkat Provinsi Sumbar yang digelar di Kota Padang.

"Porsadin ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Barat ini diikuti oleh 333 santri dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar. Kegiatan ini digelar oleh Kanwil Kemenag bersama FKDT Sumatera Barat dan dilaksanakan di Masjid Agung Nurul Iman Kota Padang," kata Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Padang, Minggu.

Porsadin ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Barat digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) bersama Forum Komunikasi Takmiliyah (FKDT) Sumatera Barat dengan mempertandingkan 13 perlombaan cabang olahraga dan seni.

13 perlombaan yang dipertandingkan yaitu MTQ, hifzil qur'an, murottal wal imla, cerdas cermat, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa Arab, puisi Islami, serta salawat, kaligrafi, azan, hingga lari sprint 100 meter, bulu tangkis dan tenis meja.

Ia mengatakan penyelenggaraan Porsadin tidak sekedar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga membentuk karakter santri serta sejalan dengan visi pembangunan pendidikan dan keagamaan Pemerintah Kota (Pemkot) Padang melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau.

"Penguatan agama dan budaya merupakan bagian penting dalam membentuk karakter para santri. Porsadin selaras dengan program Smart Surau, sekaligus momentum melahirkan generasi Rabbani yang mencintai agama dan berakhlak mulia," kata dia.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementreian Agama Sumatera Barat Mustafa mengatakan Porsadin menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.

"Porsadin menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan. Kita berharap kegiatan ini melahirkan generasi Sumbar yang qurani, cerdas, berakhlak mulia, sehat, dan mampu menjadi penerus bangsa," ujarnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Panitia Penyelenggara Porsadin ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Barat Syaiful Zuhri mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menggali dan mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) sesuai bakat dan minat masing-masing serta memperkuat ikatan silaturahmi.

"Porsadin bertujuan menggali dan mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) melalui bakat dan minat, memacu semangat berprestasi, mempererat silaturahmi antar-MDTA, sekaligus memperkuat peran, fungsi dan posisi FKDT sebagai wadah ikatan silaturahim MDTA," kata dia.