Elephants

Poltesa tingkatkan ekosistem riset dan PKM lewat workshop penyusunan proposal - ANTARA News Kalimantan Barat

July 22, 2026

Pontianak (ANTARA) - Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui Workshop Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang mengusung tema "Strengthening the Research and Community Engagement Ecosystem in Vocational Education for Impactful and Sustainable Innovation” yang dilaksanakan di Aula Gedung Kuliah Terpadu 1 Poltesa pada 22-23 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Poltesa ini dihadiri oleh Direktur Poltesa beserta jajaran pimpinan, para dosen, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas  Yunisa, S.Pd., M.A.P., serta menghadirkan dua narasumber nasional, yaitu Prof. Mike Yuliana, S.T., M.T. dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Prof. Ratna Ika Putri, S.T., M.T. dari Politeknik Negeri Malang.

Workshop ini menjadi bagian dari strategi Poltesa dalam membangun budaya riset yang unggul, meningkatkan daya saing dosen dalam memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tingkat nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat guna menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya wilayah perbatasan Kabupaten Sambas.

Dalam kesempatan ini juga dilangsungkan Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) atau Perjanjian Kerjasama antara Poltesa dan PKK Kabupaten Sambas tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mengembangkan Inovasi Produk Unggulan Daerah.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Poltesa, Dr. Andi Maryam, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa workshop ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal yang berkualitas, sesuai dengan standar pendanaan nasional.

"Melalui workshop ini kami ingin memperkuat kemampuan dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih kompetitif sehingga mampu memperoleh pendanaan di tingkat nasional. Proposal yang baik bukan hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menghasilkan inovasi yang berdampak," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Tanpa adanya sinergi antara akademisi dan Pemerintah Daerah, kita tidak akan mampu membawa Kabupaten Sambas menjadi daerah yang lebih maju. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan, "ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Poltesa, Dr. Yuliansyah, S.E., M.E., menyampaikan bahwa Poltesa terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, untuk memperluas pemanfaatan hasil penelitian dan inovasi kampus.

"Kami terus berupaya untuk meningkatkan kerja sama dan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk dengan TP PKK Kabupaten Sambas. Poltesa tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi menjadi kekuatan utama agar hasil riset benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, "kata dia. 

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan jumlah proposal dosen Poltesa yang lolos dalam program pendanaan Penelitian dan PKM di tingkat nasional.
"Harapan kami, melalui workshop ini semakin banyak dosen Poltesa yang berhasil memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada program nasional. Semakin banyak proposal yang didanai, semakin besar pula kontribusi Poltesa dalam menghasilkan inovasi yang berdampak."

Menurutnya, komitmen tersebut juga didukung melalui pendanaan internal institusi yang cukup besar.

"Poltesa telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dosen di berbagai desa di Kabupaten Sambas. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, "jelasnya.

Lebih lanjut, Direktur Poltesa menjelaskan bahwa arah pengembangan penelitian institusi telah difokuskan pada potensi unggulan wilayah perbatasan.

"Diferensiasi misi Poltesa mengarah pada pengembangan pertanian dan perikanan modern sebagai kekuatan utama kawasan perbatasan. Oleh karena itu, seluruh roadmap penelitian akan diarahkan pada pengembangan sektor tersebut. Langkah ini juga selaras dengan RPJMD Kabupaten Sambas sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah,"kata dia. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd., M.A.P., menyambut baik inisiatif Poltesa dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang melibatkan berbagai pihak.

"Terimakasih sebelumnya atas kesempatan kerjasama ini, kami berharap dapat membangun kolaborasi yang semakin baik bersama Poltesa. Banyak program pemberdayaan masyarakat yang dapat disinergikan dengan hasil penelitian dan inovasi para dosendosen, " katanya. 

Ia juga menyatakan kesiapan TP PKK Kabupaten Sambas untuk mendukung hilirisasi inovasi yang dihasilkan Poltesa agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

"Ke depan kami siap membantu mempromosikan serta memperkenalkan berbagai produk inovasi Poltesa melalui berbagai kegiatan TP PKK Kabupaten Sambas, sehingga hasil penelitian dan inovasi para dosen dan mahasiswa tidak berhenti di laboratorium dan seputar kampus saja, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, "kata dia. 

Melalui workshop ini, Poltesa menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata. Dengan memperkuat kapasitas dosen, memperluas jejaring kemitraan, serta mengarahkan penelitian pada sektor strategis pertanian dan perikanan modern, teknologi terapan, dan inovasi untuk wilayah perbatasan.

Poltesa optimis mampu menghadirkan inovasi vokasi yang berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, kemajuan Kabupaten Sambas, serta penguatan daya saing kawasan perbatasan Indonesia.

Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.