Sumenep (ANTARA) - Polres Kota (Polresta) Sumenep, Jawa Timur menyalurkan 3.600 liter air bersih kepada 440 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di Pulau Sapudi guna meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
"Bantuan yang kami salurkan ke warga Pulau Sapudi hari ini, melalui Polsek Sapudi dibantu oleh personel TNI dari Koramil setempat," kata Kapolresta Sumenep Kompol Ariek Indra Sentanu di Sumenep, Jumat.
Ia menjelaskan 440 keluarga penerima bantuan itu merupakan warga Dusun Bakoan, Desa Gendang Barat, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi.
Bantuan air bersih tersebut diangkut menggunakan dua mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 1.800 liter.
"Air kemudian didistribusikan ke sejumlah tempat penampungan milik warga maupun fasilitas penampungan umum desa," kata Ariek.
Menurut Kapolres, bantuan diberikan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air sehari-hari selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
"Polri akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kapolres.
Menurutnya, distribusi dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan warga. Air bersih dialirkan ke profil tank, jerigen, maupun tempat penampungan umum, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat penerima bantuan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya Polri memastikan kehadirannya dapat dirasakan masyarakat, terutama ketika menghadapi persoalan kebutuhan dasar akibat kekeringan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi kepolisian dengan masyarakat dan unsur kewilayahan dalam menghadapi dampak kekeringan di Pulau Sapudi.
Sementara itu, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, jumlah desa terdampak kekeringan di kabupaten paling timur di Pulau Madura itu sebanyak 62 desa, tersebar di 19 kecamatan dari total 27 kecamatan yang ada di wilayah itu. Perinciannya, sebanyak 34 desa berada di wilayah daratan dan 28 desa lainnya berada di wilayah kepulauan.
Pewarta: Abd Aziz
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.