Jakarta (ANTARA) - Kepolisian melakukan evakuasi terhadap seorang sopir taksi daring yang tergeletak di Jalan Dharmawangsa X, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7) malam.
“Dilaporkan melalui layanan 110, korban ditemukan sudah tergeletak. Tidak ada tanda-tanda kekerasan, memang sakit,” kata Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan korban tersebut ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak setelah sebelumnya mengeluhkan sakit saat mengemudikan kendaraan.
Menurut keterangan penumpang, korban sempat merasa tidak enak badan saat perjalanan berlangsung.
Karena lokasi tujuan sudah dekat, penumpang meminta korban berhenti dan turun.
"Kata penumpangnya 'saya turun di sini saja, karena sudah dekat'," ungkap Nugrahadi.
Baca juga: Gulkarmat Jaktim evakuasi jenazah pria di Jatinegara
Setelah turun dari kendaraan, korban terlihat meminum air putih. Penumpang yang merasa khawatir lalu kembali menghampiri korban, namun mendapati korban sudah tergeletak.
Penumpang lalu meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian melalui layanan 110.
Kemudian, tim Inafis dan petugas ambulans dari Polres Metro Jakarta Selatan tiba di lokasi.
"Melakukan proses identifikasi dan evakuasi pengendara minibus yang tutup usia," tutur Nugrahadi.
Hasil pemeriksaan awal kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat kondisi sakit yang dialaminya.
Baca juga: Dishub Jaksel dan Polri evakuasi korban kecelakaan di MT Haryono
Baca juga: Truk alat berat berhasil dievakuasi dari bawah JPO Tendean yang ambruk
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.