Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) KH Hasan Abdullah Sahal menegaskan pentingnya penguatan pendidikan dan pembangunan peradaban Islam dalam momentum peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor.
Dalam pidatonya pada forum Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) yang menjadi bagian rangkaian peringatan 100 tahun Gontor, Selasa, KH Hasan mengajak keluarga besar pondok untuk tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pelaku yang membangun sejarah baru melalui pendidikan.
"Ini 100 tahun pertama menuju 100 tahun kedua. Seratus tahun pertama tinggal menghitung hari dan setelah ini kita melangkah memasuki abad kedua," katanya.
Menurut dia, sejarah tidak cukup hanya dipelajari atau dikenang, melainkan harus menjadi inspirasi untuk melahirkan karya dan peradaban yang bermanfaat bagi umat.
"Saya tidak puas hanya dengan kata-kata 'berguru lah kepada sejarah'. Kita harus membangun sejarah. Kita akan membina sejarah untuk masa depan dan membina peradaban," ujarnya.
KH Hasan mengatakan pendidikan yang selama ini dijalankan Gontor merupakan bagian dari ikhtiar membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan umat.
Karena itu, memasuki abad kedua, Gontor diharapkan terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pesantren.
Menurut dia, seluruh aktivitas pendidikan dan pengabdian di lingkungan pesantren merupakan bagian dari jihad dalam arti perjuangan membangun kemaslahatan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan pembinaan karakter.
Peringatan Satu Abad Gontor, lanjutnya, menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh keluarga besar pondok untuk memperkuat komitmen pengabdian di bidang pendidikan sekaligus menyiapkan langkah menghadapi tantangan masa depan.
"Semoga Allah SWT memberikan keberkahan bagi pendidikan Islam dan seluruh ikhtiar yang dilakukan demi kemaslahatan umat," katanya.
Pondok Modern Darussalam Gontor yang berdiri pada 1926 merupakan salah satu lembaga pendidikan pesantren modern di Indonesia yang telah melahirkan alumni dari berbagai bidang pengabdian, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.