PM Malaysia dan Putin bertemu, bahas penerbangan langsung hingga sawit
Sabtu, 12 September 2026 17:09 WIB
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bersama Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pertemuan di sela KTT ke-18 BRICS, di New Delhi, India, Jumat (11/9/2026). (ANTARA/HP-Kantor Perdana Menteri Malaysia)
Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela KTT ke-18 BRICS di New Delhi, India, dalam rangka membahas percepatan penerbangan langsung antara dua negara hingga penjualan minyak sawit.
"Setibanya di New Delhi, saya langsung mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin. Saya mengangkat perlunya mempercepat upaya untuk mewujudkan penerbangan langsung antara Malaysia dan Rusia serta fasilitas perjalanan bebas visa seperti yang telah disepakati sebelumnya, guna mendorong pariwisata, perdagangan, dan investasi antara kedua negara," kata Anwar Ibrahim dalam keterangan di Kuala Lumpur, Sabtu.
Anwar menyampaikan pertemuan yang berlangsung dalam suasana persahabatan itu, memberikan ruang untuk menilai kemajuan hubungan Malaysia-Rusia dan menetapkan beberapa langkah konkret untuk memperkuat kerja sama kedua negara.
"Saya juga menyampaikan penghargaan atas dukungan Rusia terhadap kerja sama energi bersama Malaysia. Kedua negara memiliki kekuatan dan keahlian yang dapat disinergikan untuk memperluas kerja sama di sektor strategis ini demi kepentingan bersama," jelasnya.
Menurut Anwar, pembicaraan juga menyentuh peningkatan masuknya minyak sawit Malaysia ke pasar Rusia, di samping menjajaki upaya untuk menggandakan nilai perdagangan Malaysia-Rusia. Yang lebih utama, kata dia, setiap kesepakatan yang dicapai harus segera diwujudkan dalam pelaksanaan.
"Oleh karena itu, saya mengusulkan pembentukan mekanisme khusus antara Malaysia dan Rusia untuk mengoordinasikan serta mempercepat pelaksanaan seluruh kesepakatan, dan usulan ini telah disetujui oleh Presiden Putin," beber Anwar.
Pada akhir pertemuan, Anwar mengaku kembali menyampaikan undangan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim kepada Presiden Putin untuk melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Malaysia.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026