Elephants

PLN SustainAction 2026 kembali hadir, buka kesempatan bagi inovasi berkelanjutan - ANTARA News Bangka Belitung

August 22, 2026

Pangkalpinang (ANTARA) - PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN SustainAction 2026 dan mengajak berbagai elemen masyarakat untuk menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Pendaftaran dibuka secara gratis mulai 10 Agustus hingga 16 September 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.

Keterangan tertulis PLN yang diterima Antara di Pangkalpinang, Sabtu, menyebutkan PLN SustainAction 2026 merupakan kompetisi inovasi bagi komunitas, akademisi, startup , pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendorong lahirnya gagasan dan solusi berkelanjutan.

Kompetisi ini tidak hanya berfokus pada isu perubahan iklim dan pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong terciptanya dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian melalui solusi yang relevan, aplikatif, dan kolaboratif.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN SustainAction menjadi wujud dukungan PLN terhadap berbagai inisiatif positif yang berkembang di masyarakat, termasuk yang masih menghadapi keterbatasan akses, pembiayaan, maupun kapasitas untuk mengembangkan programnya.

“Melalui PLN SustainAction 2026, PLN ingin membuka ruang bagi komunitas dari berbagai daerah untuk membawa gagasan positif mereka lebih jauh. Inovasi dan praktik terbaik yang terpilih akan mendapatkan dukungan untuk diwujudkan di lapangan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Gregorius.

Pada penyelenggaraan tahun ini, PLN SustainAction 2026 menghadirkan lima kategori, yakni Climate Innovation untuk inovasi di bidang mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, Sustainable Village untuk penguatan ketahanan desa atau kawasan melalui pendekatan lingkungan, sosial, dan ekonomi, Ecopreneur untuk model usaha ramah lingkungan berbasis ekonomi sirkular, Renewable Energy 3T untuk memperluas akses energi bersih di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), serta Education for Impact untuk mendorong pengembangan pendidikan berkelanjutan.

Gregorius menjelaskan, inovasi yang didaftarkan harus merupakan karya orisinal yang setidaknya telah melalui tahap uji coba atau beta test dan masih membutuhkan dukungan untuk pengembangan lebih lanjut. Inovasi juga diharapkan memiliki manfaat yang jelas, rencana pengembangan jangka panjang, serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh inovasi yang masuk akan melalui serangkaian proses seleksi, mulai dari seleksi administrasi, penyisihan, semifinal, final hingga feasibility checking. Peninjauan langsung ke lapangan juga dilakukan bagi inovasi yang lolos ke tahap akhir untuk melihat kesiapan dan potensi pengembangannya.

"Untuk menjaga independesi penilaian, PLN melibatkan ahli dan praktisi di bidang keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan lingkungan," tegas Gregorius.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan implementasi, pemenang dari setiap kategori akan mendapat pembinaan untuk merealisasikan inovasinya di lapangan. Program ini juga memberikan perhatian terhadap kelompok lokal, masyarakat adat, dan kelompok rentan sebagai penerima manfaat, sehingga inovasi yang dikembangkan dapat mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Gregorius mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendaftarkan berbagai inovasi terbaik yang telah dikembangkan. Setiap tim juga dapat mengajukan lebih dari satu inovasi melalui kanal pendaftaran resmi.

“Jangan ragu untuk mendaftarkan inovasi yang sudah dikembangkan. Kami ingin PLN SustainAction 2026 menjadi ruang bagi komunitas dari berbagai daerah untuk membawa gagasannya lebih jauh dan memberikan dampak yang lebih luas,” kata Gregorius.

Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.