PKBI Papua perkuat penanggulangan HIV/AIDS di Papua
Sabtu, 26 September 2026 19:42 WIB
Suasana kegiatan "Pers Konferensi Media Lokal" yang melibatkan pemangku kepentingan yang digelar PKBI Daerah Papua di Jayapura, Jumat (25/9/2026) (ANTARA/Ardiles Leloltery)
Jayapura (ANTARA) - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Papua memperkuat penanggulangan HIV/AIDS melalui kegiatan "Pers Konferensi Media Lokal" yang melibatkan pemangku kepentingan di daerah ini.
Ketua Pengurus Daerah PKBI Papua Jhon Wiklif Tegai di Jayapura, Jumat, mengatakan penanggulangan HIV dan AIDS di Provinsi Papua tidak akan pernah mencapai titik optimal jika kita berjalan sendiri-sendiri.
"Stigma, diskriminasi, serta tantangan penanganan di lapangan menuntut adanya langkah kolektif yang nyata, terstruktur, dan berkelanjutan," katanya.
Menurut Tegai, melalui kegiatan tersebut PKBI Daerah Papua bersama jejaring Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), komunitas, dan mitra media menegaskan kembali urgensi implementasi Kontrak Sosial (Social Contracting) melalui mekanisme swakelola tipe III berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018.
"Mekanisme ini adalah jembatan strategis dan peluang baru bagi pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mempercayakan peran langsung kepada OMS dan komunitas yang paling dekat dengan sasaran," ujarnya.
Dia menjelaskan pentingnya penguatan Komitmen OPD dan instansi terkait di Papua untuk konsisten merealisasikan Kontrak Sosial guna memastikan keberlanjutan program pencegahan, penanggulangan, dan pengobatan HIV/AIDS.
"Media lokal juga harus terus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan edukasi yang benar, meruntuhkan stigma sosial, serta mengawal transparansi program," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menyatukan langkah antara pemerintah, OMS, akademisi, dan komunitas agar penanganan HIV/AIDS di Papua berjalan lebih inklusif, tepat sasaran, dan berdaya guna.
"Mari kita buktikan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat sipil melalui Kontrak Sosial adalah kunci utama mewujudkan Papua yang lebih sehat, peduli, dan bermartabat," ujarnya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026