Salma Laiqa, CNBC Indonesia
23 September 2026 21:10
Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan penduduk di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi basis Partai Republik berpotensi menggeser peta representasi politik Amerika Serikat (AS) setelah Sensus 2030.
Negara bagian seperti Texas dan Florida diproyeksikan memperoleh tambahan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) seiring pertumbuhan populasi yang lebih cepat. Sebaliknya, California dan sejumlah negara bagian lain berpotensi kehilangan kursi.
Namun, bertambahnya representasi wilayah yang saat ini condong ke Republik belum tentu otomatis memperkuat Partai Republik. Analisis The Economist menunjukkan perubahan demografi di wilayah merah atau red America jauh lebih kompleks.
Pertumbuhan penduduk tidak hanya ditentukan oleh kelahiran, tetapi juga kematian dan migrasi. Dari sisi kelahiran, wilayah Republik masih unggul. Pada 2024, tingkat fertilitas total di county yang biasanya memilih Republik mencapai 1,8 anak per perempuan, lebih tinggi dibandingkan county Demokrat sebesar 1,4.
Angka Kematian Lebih Tinggi
Keunggulan tingkat kelahiran tersebut tertahan oleh angka kematian yang lebih tinggi.
Mengutip analisis The Economist, tingkat kematian yang telah disesuaikan berdasarkan usia di county Republik pada 2024 sekitar 18% lebih tinggi dibandingkan county Demokrat.
Kesenjangan semakin lebar jika hanya membandingkan wilayah yang paling konsisten mendukung masing-masing partai, yakni mencapai sekitar 27%.
Perbedaan tersebut juga terlihat pada angka harapan hidup. Di county yang paling konsisten memilih Demokrat, harapan hidup mencapai 80,7 tahun. Sementara di county yang paling konsisten memilih Republik sekitar 77,4 tahun.
Akibatnya, jumlah kematian kini lebih besar daripada kelahiran di county yang konsisten memilih Republik untuk pertama kalinya sejak setidaknya 1982.
Pertumbuhan alami penduduk di wilayah tersebut saat ini berada di sekitar minus 0,4 per 1.000 penduduk. Sebaliknya, county Demokrat masih mencatat pertumbuhan alami sekitar 2,8 per 1.000 penduduk.
Pertumbuhan Alami Penduduk AS Berdasarkan Afiliasi Politik per 1.000 penduduk, 1982-2025 Foto: The Economist
Migrasi Jadi Penopang Populasi
Meski pertumbuhan alami melemah, wilayah Republik tetap tumbuh berkat migrasi domestik.
Sebagai gambaran, estimasi terbaru U.S. Census Bureau menunjukkan Texas dan Florida mencatat net migrasi domestik positif terbesar pada 2024, sementara California dan New York mengalami arus keluar bersih yang besar.
Secara historis, perpindahan penduduk dari wilayah lain di AS menambah populasi county Republik sekitar 0,5% per tahun. Sebaliknya, county Demokrat kehilangan sekitar 0,6% penduduk per tahun akibat migrasi domestik.
Pola berbeda terlihat pada migrasi internasional. Arus pendatang dari luar negeri menambah populasi county Demokrat sekitar 0,5% per tahun, dibandingkan hanya 0,1% di county Republik.
Perpindahan tersebut ikut mengubah distribusi penduduk antarnegara bagian. Jonathan Cervas dari Carnegie Mellon University memperkirakan Texas dapat memperoleh tambahan empat kursi DPR setelah Sensus 2030, sementara Florida berpotensi mendapat tiga kursi.
Sebaliknya, California diperkirakan kehilangan empat kursi, sedangkan New York dan Illinois masing-masing satu kursi.
Namun, tambahan kursi tersebut merupakan tambahan representasi bagi negara bagian, bukan otomatis kursi bagi Partai Republik.
Penduduk Bertambah, Bukan Berarti Partai di Wilayah Membesar
Di sinilah perubahan demografi menjadi lebih kompleks.
Data Internal Revenue Service (IRS) yang dianalisis The Economist menunjukkan county Republik dengan pertumbuhan tercepat menerima banyak pendatang dari wilayah dengan karakter politik berbeda.
Pada 2022-2023, lebih dari 20% pendatang ke county Republik dengan pertumbuhan tercepat berasal dari wilayah yang konsisten memilih Demokrat. Sekitar 40% lainnya berasal dari wilayah yang kompetitif.
Pola tersebut mulai terlihat dalam tren dukungan politik.
Sebelum 2016, county Republik dengan pertumbuhan penduduk lebih cepat cenderung lebih kuat mendukung Partai Republik dibandingkan county yang tumbuh lebih lambat.
Kini, pola itu berbalik. Dukungan terhadap Republik relatif lebih kuat di county dengan pertumbuhan penduduk lebih lambat, sementara dukungan di sejumlah county yang tumbuh cepat melemah.
Artinya, pertumbuhan penduduk memang dapat meningkatkan bobot politik negara bagian seperti Texas dan Florida. Namun, hal tersebut belum tentu berbanding lurus dengan bertambahnya dukungan kepada Partai Republik.
(slm/luc)