AKURAT.CO Pertempuran di Yaman kembali memanas. Pasukan pemerintah Yaman mengklaim menggagalkan upaya infiltrasi kelompok Houthi di sejumlah titik di Taiz dan menembak jatuh sebuah drone Houthi pada Kamis (24/9/2026).
Eskalasi tidak hanya terjadi di Taiz. Serangan udara dilaporkan berlangsung di wilayah Saada dan Hudaydah, sementara Arab Saudi menyatakan telah mencegat enam rudal balistik yang diluncurkan Houthi ke arah wilayah Taif dan Yanbu.
Rangkaian perkembangan tersebut menunjukkan meluasnya konflik Yaman ke sejumlah front sekaligus, termasuk kawasan strategis di sepanjang Laut Merah.
Pasukan Yaman Gagalkan Infiltrasi Houthi di Taiz
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Kolonel Majid al-Nuzaili, mengatakan pasukan pemerintah menghadapi serangkaian serangan Houthi di beberapa front di Provinsi Taiz.
Menurut al-Nuzaili, pasukan pemerintah berhasil mengamankan kawasan Wadi Al-Maqatra di front Haifan. Mereka juga disebut berhasil membuka kembali jalur Hayjat Al-Abd yang menghubungkan Aden, Lahj dan Taiz setelah menggagalkan upaya Houthi menerobos posisi pemerintah.
"Pasukan kami menghadapi elemen-elemen penyerang dan terlibat dalam pertempuran yang menggagalkan upaya infiltrasi, memaksa mereka mundur serta menimbulkan kerugian personel dan peralatan," kata al-Nuzaili, seperti dikutip media pemerintah Yaman.
Pertempuran juga dilaporkan berlangsung sengit di kawasan pegunungan Haifan. Jalur tersebut dinilai penting karena menjadi salah satu rute yang menghubungkan wilayah selatan Yaman dengan Taiz.
Pasukan pemerintah juga mengklaim sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sebuah drone bunuh diri Houthi di wilayah Jabal Habashi, sebelah barat Taiz.
Perkembangan tersebut terjadi setelah pasukan Houthi berusaha memperkuat posisi mereka di sejumlah kawasan strategis di sepanjang pesisir barat Yaman.
Serangan Udara Hantam Saada dan Hudaydah
Di wilayah lain, serangan udara dilaporkan terjadi di Provinsi Hudaydah dan Saada.