Pertamina perkuat pasokan dan optimalkan penyaluran Pertalite di Kalteng
Selasa, 15 September 2026 18:57 WIB
Arsip - Petugas melayani warga mengisi bahan bakar minyak (BBM), Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (ANTARA/Auliya Rahman/tom.)
Palangka Raya (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan terus memperkuat persediaan dan mengoptimalkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Langkah ini dilakukan untuk merespons peningkatan aktivitas pembelian masyarakat serta penyesuaian distribusi dengan kondisi alam yang mempengaruhi kelancaran pengiriman ke SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Selasa, menyampaikan penguatan pasokan dilakukan melalui penambahan persediaan di Fuel Terminal Pulang Pisau serta dukungan pengiriman dari terminal lainnya.
“Kami meningkatkan persediaan BBM di Fuel Terminal Pulang Pisau untuk mendukung kebutuhan masyarakat," terangnya.
Dia mengatakan penguatan penyaluran Pertalite juga telah dilakukan dengan dukungan pengiriman dari Fuel Terminal Sampit dan Banjarmasin agar pasokan ke SPBU dapat terus dioptimalkan.
Menurutnya peningkatan pembelian Pertalite turut dipengaruhi peralihan sebagian konsumen yang sebelumnya menggunakan Pertamax ke Pertalite seiring selisih harga kedua produk tersebut. Kondisi ini meningkatkan kebutuhan Pertalite dan aktivitas pengisian di sejumlah SPBU.
Kemudian di sisi distribusi, musim kemarau dan kekeringan turut mempengaruhi kondisi perairan serta dinamika pasang surut sehingga pengiriman melalui jalur sungai memerlukan penyesuaian. Sementara itu, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah jalur distribusi mengurangi jarak pandang aman bagi mobil tangki.
“Dalam proses pengiriman, keselamatan tetap menjadi prioritas," jelasnya.
Baca juga: Gubernur datangi lansia di Petuk Katimpun, antar bantuan langsung ke rumah saat karhutla
Dia memaparkan awak mobil tangki menyesuaikan laju kendaraan dengan kondisi jarak pandang serta mengikuti arahan petugas berwenang di lapangan.
"Bersamaan dengan itu, kami terus mengatur pengiriman agar penyaluran ke SPBU tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan,” tambah Edi.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tetap tertib saat melakukan pengisian di SPBU. Informasi maupun masukan terkait pelayanan dan penyaluran BBM dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135.
Sebelumnya, Sales Area Manager Retail Kalteng Pertamina Patra Niaga Donny Prasetya menyatakan telah meningkatkan pasokan stok BBM di Kalteng sekitar 10 persen dari kondisi sebelumnya sebagai upaya percepatan normalisasi antrean di sejumlah SPBU.
Pihaknya mengklaim kondisi antrean BBM saat ini mulai menunjukkan perbaikan apabila dibandingkan sebelumnya, meskipun Pertamina masih melakukan sejumlah penyesuaian untuk menjaga kelancaran penyaluran.
Menurut Donny, perpindahan konsumen dari Pertamax ke Pertalite diperkirakan mencapai sekitar tujuh persen di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut turut meningkatkan tekanan terhadap kebutuhan BBM jenis Pertalite.
"Memang terjadi switching atau perpindahan pelaku konsumen yang sebelumnya membeli Pertamax karena harga semakin tinggi, beralih menggunakan Pertalite," ujarnya.
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.