Sabtu, 12 September 2026, 17:08 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan pasokan dan distribusi BBM ke sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan menyusul kenaikan permintaan masyarakat, terutama terhadap BBM bersubsidi.
Peningkatan permintaan tersebut berdampak pada naiknya antrean di sejumlah SPBU. Pertamina merespons kondisi itu dengan menambah pasokan ke Terminal BBM, mengoptimalkan operasional SPBU, serta memperkuat distribusi ke wilayah yang membutuhkan.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan peningkatan antrean terjadi seiring kenaikan permintaan yang cukup signifikan, terutama pada BBM subsidi.
“Pertamina terus meningkatkan pasokan BBM ke Terminal BBM untuk memperkuat suplai BBM ke Makassar agar ketersediaan dapat terjaga pada level yang aman. Untuk merespons peningkatan permintaan tersebut, kami meningkatkan penyaluran, mengoptimalkan operasional SPBU, serta memperkuat distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan penyesuaian pasokan secara cepat sesuai kebutuhan,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu (12/9/2026).
Kebutuhan BBM subsidi, khususnya Solar JBT, tercatat meningkat sekitar 10–15 persen pada periode Juni hingga Agustus 2026. Pertamina Patra Niaga menyatakan penyaluran dan distribusi terus disesuaikan dengan kondisi kebutuhan di masing-masing wilayah.
Untuk mempercepat distribusi, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan mobil tangki selama 24 jam untuk pengiriman dan pengisian stok BBM di SPBU. Perusahaan juga melakukan rekonfigurasi kapasitas pelayanan dengan menambah nozzle Pertalite di sejumlah SPBU.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Buka Suara Soal Pembatasan BBM Subsidi oleh Pemda
Baca Juga: Pertamina Targetkan Seluruh Produk Gasoline Berbasis Etanol dalam 1-2 Tahun
Di Makassar, sebanyak 25 SPBU dioperasikan selama 24 jam. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan pemantauan terhadap stok, penyaluran, dan kondisi operasional SPBU. Penyesuaian distribusi dilakukan secara berkala untuk memastikan pasokan BBM tersedia di titik-titik yang membutuhkan.
“Kami terus melakukan monitoring dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga kelancaran pasokan. Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar pelayanan dapat berjalan lancar dan merata,” tutup Kitty.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Fajar Sulaiman