Elephants

Pertamina pastikan stok BBM di Belitung aman - ANTARA News Bangka Belitung

July 21, 2026

Tanjungpandan (ANTARA) - ‎PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) baik jenis subsidi maupun nonsubsidi di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dalam kondisi aman atau mencukupi memenuhi kebutuhan masyarakat.

‎"Kondisi stok saat ini untuk pertalite, pertamax, biosolar, maupun dexlite dalam posisi aman. Pasokan beberapa hari ke depan juga masih sangat mencukupi dan terkendali," kata Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Belitung Rafli Alhaq, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Belitung, di Tanjungpandan, Selasa.

‎Ia menjelaskan, saat ini stok pertalite di dalam tangki timbun sebanyak 900 kiloliter (kl) dan yang masih berada (floating) di atas kapal 200 kl.

‎"Rata-rata konsumsi pertalite masyarakat sekitar 240 kl per hari, sehingga stok yang ada saat ini dapat memenuhi kebutuhan hingga 4,5 hari ke depan. Tambahan kargo berkapasitas 600 kl yang akan bersandar pada 22 atau 23 Juli mendatang juga akan menambah ketahanan pasokan (coverage days) pertalite sekitar tiga hari setelah," ujarnya.

‎Sementara itu, untuk BBM jenis biosolar, stok yang tersedia saat ini tercatat sebanyak 1.288 kl dengan daya tahan pasokan mencapai 5,5 hari ke depan.

‎Rafli menambahkan, pasokan BBM di Belitung terus diperkuat dengan masuknya kapal pengangkut BBM secara bertahap.

‎"Pagi tadi, kapal kargo pengangkut pertamax dan pertalite telah sukses bersandar," katanya pula.

‎Selanjutnya, estimasi kapal kargo berikutnya yang mengangkut pasokan pertalite dan biosolar dijadwalkan tiba dan bersandar pada 22 Juli atau 23 Juli.

‎Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, kata dia, Pertamina Patra Niaga telah melakukan penyesuaian dan peningkatan penyaluran (supply) harian ke sejumlah titik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) melebihi rata-rata harian normal.

‎Meski pasokan terjamin, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan pengisian BBM subsidi dipastikan harus sesuai dengan regulasi yang berlaku.

‎Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi secara intensif dengan DPRD Belitung dan jajaran kepolisian setempat untuk mengatur antrean di SPBU serta mencegah adanya praktik kecurangan atau pengisian ilegal.

‎"Kami mengimbau pihak SPBU untuk melakukan pengawasan lebih ketat agar penyaluran benar-benar sampai ke masyarakat umum, bukan dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan maupun pengisian yang melanggar aturan, kami pastikan SPBU tersebut akan kami tindak tegas," ujarnya pula.

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.