Elephants

Persiapan SEABA 3x3 U-17 Batam 2026, PERBASI Gelar Seleknas untuk Cari Pemain 'Lengkap'

August 16, 2026

Penggemblengan tim nasional kali ini dipercayakan kepada pelatih berpengalaman Wahyu Widayat Jati yang akrab disapa Coach Cacing.

Dalam meramu tim, ia didampingi tiga asisten pelatih, Zulfahrizal, Raymond Shariputra, dan Stella Fabiola, serta Agus Pamungkas Batbual selaku Strength & Conditioning Coach.

Dalam ajang seleknas tersebut, sebanyak 12 pemain putri dan 16 pemain putra memenuhi panggilan dari total masing-masing 24 nama yang diundang.

Kendati tidak semua nama hadir, pelatih mengapresiasi tinggi komitmen para pemain yang datang bersaing.

"Ini sebuah pilihan. Kami fokus kepada pemain yang hadir dan berkomitmen untuk kami seleksi," kata Coach Cacing.

Rangkaian seleksi diawali dengan pemetaan data fisik yang ketat, mulai dari tes lompat vertikal, uji sprint, hingga beep test guna mengukur kapasitas VO2 maksimum pemain.

https://www.akurat.co/arena/879319/asian-games-evaluasi-seri-batam-timnas-basket-3x3-indonesia-genjot-taktik-dan-stamina

Setelah itu, tim pelatih menguji kemampuan individu, efektivitas shooting dua dan tiga angka, hingga simulasi situasi tanding 2x2 dan 3x3.

Coach Cacing menjelaskan, pengumpulan data ini penting sebagai dasar pembentukan standardisasi atlet basket usia muda di Indonesia. Namun lebih dari sekadar fisik, gaya permainan 3x3 menuntut kriteria karakter khusus.

"Kami butuh pemain yang memiliki individual skill baik, shooting ability mumpuni, agresivitas tinggi, serta mentalitas baja," terang eks pelatih Hangtuah Jakarta tersebut.

"Di 3x3 pasti banyak benturan fisik dan drama di lapangan. Jadi, saya mencari pemain yang sudah berada dalam 'satu paket'. Harapan saya bisa menemukannya dari seleksi ini."

Semangat membara ditunjukkan salah satu penggawa putri, Joanne Giovanni. Pemain yang sukses membawa Timnas 3x3 U-17 Putri meraih gelar juara unbeaten (tanpa terkalahkan) pada edisi SEABA U-17 2025 di Singapura itu mengaku sangat antusias beradaptasi dengan ritme dan wajah-wajah baru di seleknas.

"Sistem, pola, hingga ukuran bola di 3x3 beda jauh dengan 5x5. Kita butuh chemistry yang cepat dan solid, tidak boleh gampang emosi, dan harus mau bermain cepat. Setelah passing, tidak boleh diam," tutur Joanne.

Mengingat edisi kali ini memiliki durasi persiapan yang lebih panjang dibanding tahun lalu, Joanne optimistis skuad Merah Putih mampu mengulang kejayaan.

"Waktu di Singapura persiapan cuma tiga hari. Sekarang persiapannya lebih matang, latihan juga lebih lama sekitar satu sampai dua minggu. Kita pasti bisa juara lagi," jelas Joanne optimistis.

Optimisme serupa diusung oleh manajemen timnas. Manajer Timnas Basket 3x3 SEABA U-17, Mohamad Shalahuddin, menegaskan keyakinannya terhadap kualitas jajaran pelatih dan pemain yang tengah disaring.

Sebagai catatan, pada edisi 2025 di Singapura, Timnas Putri berhasil mengamankan podium tertinggi usai melibas Thailand 17-15 di babak final. Sementara Timnas Putra kala itu harus puas finis di peringkat keempat.

"Kami berharap timnas SEABA U-17, baik putra maupun putri, dapat memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Tentu kami optimistis dengan jajaran pelatih, ofisial, dan para pemain yang ada," kata Shalahuddin.