Persebaya tempuh perjalanan darat-laut imbas erupsi Anak Krakatau
Senin, 7 September 2026 09:29 WIB
Sejumlah pesepakbola Persebaya melihat tayangan video lewat gawai saat berada di kapal laut menuju Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (6/9/2026). ANTARA/HO-Media Officer Persebaya
Surabaya (ANTARA) - Tim Persebaya Surabaya harus menempuh perjalanan darat dan laut untuk kembali ke Surabaya, Jawa Timur, akibat terganggunya penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau, setelah bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Kapten Persebaya Francisco Rivera mengatakan perjalanan menggunakan kapal laut di Indonesia menjadi pengalaman baru baginya.
“Ya, ini adalah pengalaman baru bepergian seperti ini ke Surabaya. Kami bisa memahami para penggemar yang melakukan perjalanan serupa untuk mendukung kami,” kata Rivera dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Minggu.
Tim Persebaya bertolak dari hotel di Lampung pada Minggu sekitar pukul 07.00 WIB menuju Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang menuju Pelabuhan Merak, Banten.
Setibanya di Merak, rombongan tim akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Surabaya menggunakan bus melalui jalur darat.
Rivera berharap perjalanan yang ditempuh rombongan berjalan lancar sehingga tim dapat segera tiba di Surabaya.
“Kami berharap semuanya baik-baik saja dan kami bisa segera tiba di Surabaya,” ucapnya.
Baca juga: Persebaya Surabaya antisipasi cuaca panas kontra Bhayangkara FC
Baca juga: Persebaya enggan terburu-buru lengkapi kuota pemain asing
Sebelumnya, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat adanya sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan penutupan awal Bandara Soekarno-Hatta berlaku pada Minggu (6/9) pukul 01.30 hingga 05.30 WIB berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26.
Data Kemenhub mencatat 33 penerbangan terdampak, termasuk penerbangan dari dan menuju Lampung serta penerbangan menuju Surabaya.
Penutupan operasional tersebut kemudian diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB karena sebaran abu vulkanik masih terdeteksi dan kondisi keselamatan penerbangan terus dipantau oleh otoritas terkait.
Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi yang menyebabkan sebaran abu vulkanik meluas ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Lampung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Persebaya tempuh perjalanan darat-laut imbas erupsi Anak Krakatau
Pewarta : Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026