Elephants

Pernikahan Viral Kebanjiran, Tamunya Tetap Santap Makanan Prasmanan

September 17, 2026

Vietnam -

Sebuah video yang merekam suasana pesta pernikahan di Provinsi Quang Tri, Vietnam, viral dan menarik perhatian luas di media sosial. Pasalnya, di tengah genangan air yang cukup tinggi, para tamu undangan terlihat tetap bersemangat melipat celana mereka dan menerobos banjir demi menikmati hidangan serta memberikan doa restu kepada kedua mempelai.

Dalam rekaman yang beredar, air banjir berwarna cokelat keruh membentang dari pintu masuk hingga ke halaman rumah pengantin wanita dengan kedalaman mencapai sekitar 40 sentimeter. Di bawah tenda pesta yang berhiaskan lampu-lampu dekorasi, pemandangan unik terekam jelas meja-meja bulat dipenuhi piring hidangan dan mangkuk sup, sementara para tamu berdiri mengelilingi meja menyantap makanan dengan celana tergulung tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesta pernikahan di Vietnam, viral usai diterjang banjir. Para tamu tetap ceria santap hidangan berdiri di tengah genangan air setinggi lutut.Pesta pernikahan di Vietnam, viral usai diterjang banjir. Para tamu tetap ceria dan hadir walau pun di tengah genangan air setinggi paha orang dewasa. Foto: Dok. Vietnamnet.

Beberapa tamu pernikahan bahkan tampak santai duduk di kursi stainless steel yang sebagian kakinya tenggelam di dalam air. Pesta pernikahan unik ini merupakan hari bahagia bagi pengantin wanita bernama Duong My dan pengantin pria bernama Thai Huynh, yang keduanya berusia 28 tahun.

Pesta pernikahan di Vietnam, viral usai diterjang banjir. Para tamu tetap ceria santap hidangan berdiri di tengah genangan air setinggi lutut.Pesta pernikahan di Vietnam, viral usai diterjang banjir. Para tamu tetap ceria santap hidangan berdiri di tengah genangan air banjir. Foto: Dok. Vietnamnet.

Momen tersebut direkam pada 13 September 2026 di rumah keluarga pengantin wanita di Desa Tan Duc, Kecamatan Trieu Phong, Vietnam. Thai Huynh menceritakan bahwa pada sore itu, keluarga pengantin wanita menggelar acara makan santai dengan menyiapkan 10 meja hidangan untuk kerabat dekat dan tetangga.

Namun, akibat siklon tropis, Sungai Thach Han yang berada tak jauh dari lokasi meluap secara mendadak. Sekitar pukul 14.00 waktu setempat, air mulai masuk ke area rumah pengantin yang berada di dataran rendah tepi sungai, hingga puncaknya mencapai setinggi lutut pada pukul 18.00.

"Situasi ini benar-benar membuat keluarga kami terkejut karena biasanya saat ini bukanlah musim banjir di kampung halaman kami," ujar Thai Huynh.

"Jadi ini sama sekali bukan sengaja nekat menggelar pernikahan padahal sudah tahu bakal ada banjir. Tapi masyarakat di kampung halaman saya memang sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini," tambahnya.

Meski dilanda banjir mendadak, suasana hangat tetap terasa. Hal ini terlihat dari deretan tamu wanita berpakaian santai yang menyusuri jalanan terendam air di depan rumah. Alih-alih merasa terganggu, mereka justru melambaikan tangan ke arah kamera sambil tersenyum lebar. Pihak keluarga pun tetap menyajikan seluruh hidangan sesuai rencana.

"Kami sebenarnya berencana menunda acara pernikahan ke hari berikutnya jika air tidak kunjung surut demi keselamatan semua orang, meskipun itu akan menambah biaya," kata Thai Huynh.

"Beruntung, air benar-benar surut total sekitar pukul 03.00 dini hari pada 14 September. Keluarga kami begadang semalaman untuk membersihkan rumah dan mempersiapkan upacara penyambutan," ucapnya lagi.

Pesta pernikahan di Vietnam, viral usai diterjang banjir. Para tamu tetap ceria santap hidangan berdiri di tengah genangan air setinggi lutut.Pesta pernikahan air sudah surut dan acara berjalan dengan lancar. Foto: Dok. Vietnamnet.

Begitu air surut, suasana lokasi berubah drastis dan prosesi penjemputan pengantin berjalan khidmat di atas jalanan yang telah mengering. Anak-anak kecil berbalut busana tradisional Ao Dai berwarna merah dan biru tampak berjalan paling depan membawa lampion hias, disusul rombongan pemuda yang membawa kotak seserahan berhias bunga-bunga merah muda serta para sesepuh keluarga.

Setelah prosesi adat di rumah pengantin wanita selesai, pasangan ini melanjutkan acara makan bersama di restoran. Adapun upacara pernikahan formal di rumah keluarga pengantin pria, yang berjarak sekitar 3 km, dijadwalkan berlangsung pada 16 September.

"Tanpa banjir yang tak terduga itu, pernikahan kami mungkin akan berlangsung biasa saja seperti pasangan lainnya. Namun berkat momen dan foto-foto banjir tersebut, hari bahagia kami justru menjadi sedikit lebih spesial dan tak terlupakan. Saya sangat berterima kasih kepada keluarga, kerabat, dan teman-teman yang tetap hadir merayakan serta mendoakan kami di tengah kondisi yang sulit ini," tutur Thai Huynh, si mempelai pria.

Simak juga Video 'Mendukbangga: Sebagian Anak Muda Tunda Nikah karena Takut & Cemas':

(gaf/eny)