Elephants

Perjuangan Penjual Cilor Rp1.000, Diusir Kontrakan hingga Tidur di Jalan

August 30, 2026

Jakarta -

Tak punya tempat tinggal, penjual cilor ini tetap semangat mencari nafkah di Jakarta. Kisahnya viral dan membuat netizen ramai ingin melariskan dagangannya.

Diusir dari kontrakan, bapak penjual cilor di Jakarta ini tetap berjualan meski tak punya tempat tinggal. Kisah perjuangannya dibagikan netizen dan viral di media sosial.

Di balik gerobak sederhana, seorang penjual cilor di Jakarta menyimpan kisah perjuangan yang menyentuh hati banyak orang. Ia tetap berjualan setiap hari meski tidak memiliki tempat tinggal dan harus tidur di luar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kisah tersebut dibagikan oleh pemilik akun TikTok @mas.saenn (28/08/2026). Dalam video itu, ia terlihat menghampiri seorang bapak yang sedang berjualan cilor di pinggir jalan.

Cilor yang dijual bapak tersebut dibanderol dengan harga murah, yakni Rp1.000 per tusuk. Si pemilik akun kemudian membeli cilor sekaligus berbincang dengan penjual cilor.

@mas.saenn

Jakarta punya sejuta cerita, tapi bagi Bapak, kota ini terasa begitu dingin. Di usia yang tak lagi muda, beliau harus menelan pil pahit: kehilangan tempat tinggal dan terpaksa tidur di emperan jalan berbantalkan lengan. Setiap tusuk cilor yang beliau jual adalah harapan untuk bisa bertahan hidup esok hari. Sendirian di kota perantauan tanpa keluarga, hanya keyakinan yang membuatnya tetap bertahan. Semoga lelahmu jadi lillah ya, Pak. Semoga segera ada pintu rezeki yang terbuka lebar untuk Bapak. 🙏✨

♬ suara asli - Mas Saen

Dalam percakapan itu, diketahui si bapak biasa berjualan hingga sekitar pukul 22.00. Saat ditanya tinggal dimana, bapak itu menjawab bingung.

Pasalnya bapak tersebut tidak memiliki tempat tinggal. Ia diusir dari kontrakan, karena tidak punya uang untuk membayar sewa, sehingga terpaksa ia tidur di luaran.

"Kalau gak hujan rasanya bahagia banget, kalau hujan bingung mau tidur dimana," tutur bapak penjual cilor dalam video TikTok.

Kondisi tersebut membuat sang pemilik akun penasaran mengenai bagaimana bapak itu menyiapkan dagangannya setiap hari. Bahan-bahan untuk membuat cilor rupanya disiapkan dengan menumpang di sebuah warung.

Kisah penjual cilorIlustrasi cilok. Foto: Instagram

Kehidupan bapak tersebut semakin terasa berat ketika ditanya mengenai keluarganya. Ia mengaku berada di Jakarta tanpa keluarga yang mendampinginya, sementara anak-anaknya tinggal bersama ibu mereka.

Bapak tersebut menjalani hari-harinya dengan berjualan cilor untuk memenuhi kebutuhan hidup. Biasanya ia berjualan di depan SD Pal Meriam atau di depan Mal Ciplaz Jatinegara, Jakarta Timur.

Videonya viral dan ramai mendapat berbagai tanggapan dari netizen. Banyak netizen yang mendoakan hingga ingin melariskan dagangan bapak tersebut.

"Bapak jualan di depan SD Pal Merah guys, ayok larisin dagangan bapaknya," tulis netizen.

"Pak semua kebutuhan bapak bisa terpenuhi ya pak. Bantu larisin please yang lokasinya deket," tulis netizen lainnya.

(raf/sob)