Elephants

Penyebab Perut Tetap Buncit Meski Berat Badan Mulai Turun

September 19, 2026

Belinda Safitri | Beautynesia

Sabtu, 19 Sep 2026 11:00 WIB

7 Penyebab Perut Tetap Buncit Meski Berat Badan Mulai Turun

Hal yang membuat perut tetap buncit meski berat badan turun/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Beauties, pernah merasa sudah berhasil menurunkan berat badan, tapi bagian perut justru masih terlihat buncit? Kondisi ini sebenarnya cukup wajar karena angka di timbangan dan perubahan bentuk tubuh tidak selalu berjalan dengan kecepatan yang sama.

Selain proses penurunan lemak yang berbeda pada setiap orang, kebiasaan sehari-hari juga dapat mempengaruhi hasil yang kamu lihat di area perut. Lalu, apa saja penyebab perut tetap buncit meski berat badan turun? Dirangkum dari Web MD dan Fay Nutrition, simak daftarnya berikut ini! 

1. Pola Makan Salah

Pola makan salah/ Foto: Magnific.com/benzoix

Pola makan tidak sehat termasuk penyebab perut buncit, Beauties. Terkait itu, tidak semua karbohidrat perlu dihindari ketika kamu sedang menurunkan berat badan.

Karbohidrat dari biji-bijian utuh, sayuran, dan sumber makanan kaya serat tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Yang perlu lebih diperhatikan adalah konsumsi berlebihan makanan seperti roti putih, kue, makanan manis, dan minuman dengan gula tambahan.

Oleh karena itu, kamu bisa mencoba perubahan sederhana tanpa langsung menghilangkan karbohidrat dari menu. Misalnya, mengganti roti putih dengan roti gandum utuh dan memperbanyak sayuran serta protein tanpa lemak. Pilihan makanan yang lebih kaya serat juga dapat membantu membuat kenyang lebih lama sehingga kamu tidak mudah makan berlebihan.

2. Waktu Makan Tidak Teratur

Waktu makan tidak teratur/ Foto: Magnific.com/magnific

Menurunkan berat badan bukan sekadar menghitung jumlah makanan yang masuk, tetapi juga memperhatikan waktu konsumsinya. Sebagai contoh, makan siang setelah pukul 3 sore dapat menyulitkan pengelolaan berat badan. Nekat melewatkan waktu makan seperti sarapan juga dapat membuat kamu sangat lapar beberapa jam kemudian dan akhirnya sulit mengontrol porsi.

Begitu pula dengan kebiasaan ngemil atau makan dalam jumlah besar pada tengah malam bisa berkontribusi pada penimbunan lemak perut. Jadi, Beauties sebaiknya menetapkan jadwal makan yang teratur dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

3. Kurang Tidur

Kurang tidur/ Foto: Magnific.com/benzoix

Tidur sering kali terlupakan ketika seseorang fokus mengejar berat badan ideal. Padahal, kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang berkaitan dengan rasa lapar dan kenyang serta membuat seseorang lebih mudah menginginkan makanan tinggi kalori.

Jika kamu sering tidur hanya beberapa jam setiap malam, coba mulai perbaiki jadwalnya secara bertahap. Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa di bawah 40 tahun yang tidur 5 jam atau kurang per malam akan menumpuk lemak visceral secara signifikan lebih banyak daripada mereka yang tidur lebih lama.  

4. Stres yang Tidak Terkelola

Stres/ Foto: Magnific.com/diana.grytsku

Ketidakseimbangan hormon yang terjadi saat stres dapat menyebabkan tubuh menyimpan lemak perut meskipun berat badan secara keseluruhan menurun. Nyatanya, sebagian orang yang mengalami stres juga cenderung lebih mudah lapar atau mencari makanan sebagai bentuk kenyamanan. Jika kondisi tersebut terjadi berulang kali, asupan makanan bisa meningkat tanpa disadari dan akhirnya berkontribusi membuat perut tetap buncit. 

Terkait itu, Beauties tidak harus mencari cara yang rumit untuk mengelola stres. Berjalan kaki, olahraga, melakukan meditasi, menikmati waktu bersama orang terdekat, atau berbicara dengan tenaga profesional ketika diperlukan dapat menjadi pilihan. 

5. Keliru Memilih Olahraga

Keliru memilih olahraga/ Foto: Magnific.com/lookstudio

Kalau tujuanmu adalah membuat perut lebih rata, melakukan olahraga seperti sit-up puluhan kali setiap hari mungkin terasa seperti pilihan paling masuk akal. Namun, latihan perut terutama berfungsi memperkuat otot di area tersebut dan tidak bisa menentukan dari bagian tubuh mana lemak akan berkurang terlebih dahulu.

Maka dari itu, cobalah mengombinasikan latihan kekuatan dengan aktivitas aerobik seperti berjalan cepat, bersepeda, berenang atau berlari untuk memaksimalkan pembakaran lemak sekaligus mempertahankan massa otot. Yang terpenting, pilih aktivitas yang bisa kamu lakukan secara konsisten. 

6. Sering Konsumsi Alkohol dan Minuman Berenergi

Konsumsi alkohol/ Foto: Magnific.com/freepic.diller

Beauties mungkin sudah berhati-hati memilih makanan, tetapi lupa memperhatikan apa yang diminum. Minuman beralkohol, minuman energi, minuman olahraga tertentu, soda, hingga kopi dengan tambahan sirup dan krim umumnya mengandung gula atau kalori yang cukup tinggi.

Karena bentuknya cair, kalori dari minuman juga lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak. Sebagai alternatif yang lebih sehat, air putih, teh tanpa gula, atau kopi hitam bebas gula berlebih bisa menjadi pilihan. 

7. Merokok

Merokok/ Foto: Magnific.com/rawpixel.com

Ada anggapan bahwa merokok dapat membuat seseorang lebih kurus. Padahal, sebuah studi menunjukkan bahwa merokok justru menyebabkan lebih banyak lemak perut dan lemak visceral. 

Karena itu, Beauties sebaiknya tidak menjadikan rokok sebagai cara mengendalikan berat badan. Jika kamu ingin berhenti tapi merasa kesulitan, mencari bantuan tenaga kesehatan dapat membuat proses berhenti merokok menjadi lebih terarah. 

Jadi, itulah beberapa hal yang membuat perut tetap buncit meski berat badan turun. Mana saja nih yang masih sering kamu lakukan, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

Pilihan Redaksi

(ria/ria)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.