Elephants

Penembakan di Sekolah Filipina, 3 Orang Tewas dan 8 Terluka

September 18, 2026

Liputan6.com, Manila - Sedikitnya tiga pelajar tewas dalam penembakan di Banga National High School, Provinsi South Cotabato, Mindanao, Filipina selatan, pada Jumat (18/9/2026). Ini merupakan insiden penembakan mematikan ketiga di lingkungan sekolah di Filipina sejak Juni.

Laporan awal kepolisian yang diperoleh Inquirer menyebut penembakan terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Wali Kota Banga Albert Palencia mengatakan ia tiba di sekolah sekitar pukul 13.15 setelah menerima laporan mengenai kejadian ini.

Palencia mengatakan kepada Bombo Radyo Koronadal bahwa, berdasarkan laporan Municipal Disaster Risk Reduction and Management Office, ketiga pelajar meninggal setibanya di rumah sakit.

Menurut Palencia, salah satu korban tewas diduga merupakan pelaku penembakan yang kemudian menembak dirinya sendiri. 

Dalam sebuah video yang diunggah ke Facebook dan telah diverifikasi AFP, seorang guru yang berbicara dalam dialek setempat terdengar mengatakan bahwa ada dua pelaku penembakan. Seorang pelajar juga mengatakan kedua pelaku berasal dari luar sekolah.

Delapan pelajar lainnya terluka dalam penembakan ini. Sebagian besar menjalani perawatan di South Cotabato Provincial Hospital di Koronadal.

Dalam video lain yang juga telah diverifikasi AFP, seorang pria terlihat menggendong seorang anak yang diduga terluka keluar dari sekolah. Ia kemudian membawa anak tersebut ke sespan sepeda motor yang sudah menunggu.

"Untuk saat ini, kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa situasinya sudah stabil dan insiden telah terkendali," kata Gubernur South Cotabato Reynaldo Tamayo.

"Kami tidak pernah menyangka kejadian seperti ini akan terjadi."

Sebagai langkah antisipasi, Palencia langsung meniadakan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah negeri dan swasta, untuk semua jenjang pendidikan, setidaknya hingga Senin (21/9).

Kebijakan serupa juga diberlakukan di Kota Surallah yang berada di dekat Banga atas perintah Wali Kota Pedro Matinong Jr.

Filipina pada bulan ini telah menggelar latihan menghadapi penembak aktif secara nasional untuk memperkuat keamanan, menyusul dua kasus penembakan di sekolah yang mengguncang negara tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Insiden semacam itu tergolong jarang terjadi di Filipina.