Bagikan:
JAKARTA - Coinbase berbalik rugi pada kuartal II 2026. Bursa kripto asal Amerika Serikat itu terpukul penurunan pendapatan tiga kuartal beruntun saat pasar kripto melemah.
Anadolu Agency dikutip Jumat, 31 Juli, melaporkan, total pendapatan Coinbase pada periode April-Juni mencapai 1,22 miliar dolar AS. Angka itu turun 14 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Penurunan tersebut membuat pendapatan Coinbase terus menyusut selama tiga kuartal berturut-turut. Sebelumnya, pendapatan perusahaan sempat mencapai puncak 1,86 miliar dolar AS pada kuartal III 2025.
Coinbase membukukan rugi bersih 359,5 juta dolar AS pada kuartal II 2026.
Kinerja itu berbalik tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saat itu, Coinbase masih mencatat laba bersih 1,42 miliar dolar AS.
Tekanan paling besar datang dari pendapatan transaksi. Pos ini turun 21 persen secara kuartalan menjadi 599,2 juta dolar AS.
BACA JUGA:
Pendapatan transaksi adalah pemasukan yang diperoleh bursa dari aktivitas jual beli aset kripto oleh pengguna. Ketika transaksi melemah, pendapatan dari pos ini biasanya ikut turun.
Pendapatan dari layanan berlangganan dan jasa juga melemah. Nilainya turun 5 persen dari kuartal sebelumnya menjadi 555,1 juta dolar AS.
Anadolu mencatat, total volume perdagangan spot kripto di pasar turun 25 persen dibandingkan kuartal I tahun ini.
Perdagangan spot adalah transaksi jual beli langsung atas aset kripto pada harga pasar saat itu.
Meski pasar sedang berat, Coinbase masih mencatat satu sisi positif. Pangsa pasar volume perdagangan kripto global perusahaan naik ke level tertinggi sepanjang masa, yakni 10,3 persen.
Coinbase juga menyoroti pertumbuhan cepat pada segmen pasar prediksi. Segmen ini melampaui 100 juta dolar AS dalam pendapatan tahunan pada kuartal II.
Pasar prediksi adalah layanan yang memungkinkan pengguna mengambil posisi atas hasil suatu peristiwa tertentu.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+