Garut (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebutkan realisasi investasi kabupaten tersebut pada semester I 2026 menunjukkan tren positif yakni mencapai lebih dari 50 persen dari target Rp2,81 triliun.
"Sekarang di semester satu itu sudah tercapai Rp1,46 realisasi investasi yang sudah kita laporkan ke BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), ini kan sudah 50 persen," kata Kepala DPMPTSP Kabupaten Garut Budi Gan Gan di Garut, Kamis.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut selama ini terus membuka kesempatan bagi investor yang ingin berinvestasi di sejumlah sektor di Garut, setiap tahunnya target investasi itu selalu tercapai, seperti tahun 2024 mencapai target sebesar Rp2,4 triliun.
Tahun 2026, kata dia, sampai setengah semester sudah mampu mencapai lebih dari 50 persen, dan optimistis sampai akhir tahun target investasi Garut tahun 2026 bisa tercapai.
"Sesuai dengan target mudah-mudahan investasi nanti di akhir tahun itu bisa tercapai realisasinya, dan setiap tahun kami target itu selalu 'over' target," katanya.
Ia menyebutkan, investasi yang datang ke Garut kebanyakan dari perusahaan-perusahaan yang tidak hanya didominasi oleh pabrik dan sebagainya, tapi ada sektor lainnya.
Khusus investasi untuk pabrik, kata dia, saat ini sudah ada dua dilakukan pembangunan di Kecamatan Leles, dan rencananya akan ada lagi untuk pembangunan pabrik di Garut.
"Untuk pabrik yang baru itu ada di sekitar Leles ya, ada dua investasi yang masuk di sana," katanya.
Ia menyampaikan, agar tercapai target investasi tahun ini maka pihaknya berusaha terus untuk meyakinkan calon investor agar datang menanamkan investasi di Garut.
Upaya menarik investor itu, kata dia, tentunya untuk menumbuhkan perekonomian daerah sekaligus bisa menyerap tenaga kerja yang secara pertumbuhan penduduk akan ada lulusan baru tingkat SMA sederajat sebanyak 25 ribuan orang yang tentunya harus terserap.
"Inilah menjadi kewajiban pemerintah untuk mencarikan bagaimana lapangan kerja itu harus tersedia di Kabupaten Garut," katanya.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.