Elephants

Penajam siapkan kawasan industri penunjang Ibu Kota Nusantara - ANTARA News Kalimantan Timur

September 16, 2026

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menyiapkan kawasan industri dengan luas sekitar 9.000 hektare sebagai penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan terpadu di wilayah itu.

"Kawasan Industri Buluminung (KIB) disiapkan untuk menopang IKN," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara Ade Rianto Embong Bulan ketika ditanya mengenai kawasan industri itu di Penajam, Rabu.

KIB sesuai konsep pengembangan wilayah keseluruhan dan selaras dengan konsep pengembangan wilayah IKN, sehingga KIB disiapkan agar Kabupaten Penajam Paser Utara berkembang seiring perkembangan ibu kota baru Indonesia.

"Kawasan Industri Buluminung sudah ditetapkan dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) 2024-2044 kabupaten," katanya.

"Lahan yang disiapkan itu di dalamnya, termasuk kawasan Pelabuhan Benuo Taka milik pemerintah kabupaten," tambahnya.

Tercatat Sagara Grup jasa pemeliharaan kapal, PT Waskita Karya, serta Pelabuhan Penajam Banua Taka Astra Infra Port East Kalimantan (Eastkal) telah operasional di Kawasan Industri Buluminung.

Kemudian saat ini ada juga sejumlah penanam modal (investor) yang berminat menanamkan modal (investasi) di kawasan tersebut.

Salah satunya sektor pengolahan logam dan investor bakal membangun pabrik, jelas dia, penanam modal telah melakukan analisis mengenai lokasi di Kawasan Industri Buluminung.

Pemerintah kabupaten melakukan penataan kawasan menyesuaikan kebutuhan investasi dengan kondisi lahan, luas kawasan, keberadaan permukiman, serta tahapan produksi yang akan dilakukan, serta memberikan kemudahan perizinan, demikian Ade Rianto Embong Bulan.

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.