Pemprov Sulteng-Unhas kolaborasi perluas akses pendidikan tinggi
Selasa, 14 Juli 2026 17:59 WIB
Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido menerima kunjungan tim Universitas Hasanuddin di Palu, Selasa (14/7/2026) ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat kolaborasi bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido di Palu, Selasa, mengajak putra-putri Sulawesi Tengah memanfaatkan program afirmasi pendidikan yang disediakan Universitas Hasanuddin untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi berkualitas.
“Ini kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak kita. Saya berharap seluruh kepala sekolah segera menyampaikan informasi ini kepada siswa-siswi yang ingin melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin. Tesnya dilaksanakan di Kota Palu, sehingga lebih mudah dijangkau,” katanya.
Wagub mengatakan kunjungan tim Universitas Hasanuddin ke Sulawesi Tengah dan sosialisasi program afirmasi menjadi momentum penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri Sulawesi Tengah melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui jalur afirmasi.
Ia mengungkapkan, pendaftaran jalur afirmasi khusus Sulawesi Tengah masih dibuka hingga akhir Juli 2026 dengan pelaksanaan seleksi yang dipusatkan di Kota Palu sehingga memudahkan calon mahasiswa.
Ia juga menjelaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menghadirkan Program Berani Cerdas sebagai bentuk keberpihakan terhadap pendidikan.
Hingga tahun 2026, program ini telah membiayai hampir 50 ribu mahasiswa, meningkat signifikan dari sekitar 20 ribu penerima pada tahun sebelumnya.
“Anggaran Berani Cerdas juga terus meningkat. Tahun lalu sekitar Rp264 miliar, tahun ini menjadi Rp351 miliar. Ini bukti bahwa pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” jelasnya.
Menurut dia, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah.
Karena itu, ia mengajak seluruh kepala sekolah untuk mulai mengedukasi para siswa agar memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Bagi saya, urusan pendidikan tidak bisa ditawar. Tidak ada yang sulit kalau ada kemauan dan semangat belajar. Mari kita dorong anak-anak kita menjadi sarjana, magister, doktor hingga dokter spesialis demi kemajuan Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Wakil Gubernur juga mengapresiasi kualitas Universitas Hasanuddin yang telah diakui secara nasional serta memiliki banyak alumni yang sukses di berbagai bidang.
Ia berharap semakin banyak putra-putri Sulawesi Tengah yang dapat mengenyam pendidikan di kampus tersebut melalui jalur afirmasi.
Pihaknya juga berharap melalui kolaborasi ini semakin banyak generasi muda daerah memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi berkualitas dan berkontribusi dalam pembangunan Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin Muhammad Ruslin memaparkan berbagai skema kerja sama peningkatan sumber daya manusia melalui jalur afirmasi daerah.
“Skema tersebut mencakup penerimaan mahasiswa baru pada jenjang sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, hingga pendidikan dokter spesialis,” ujarnya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026