Elephants

Pemprov Sulteng tingkatkan produktivitas pertanian dukung swasembada pangan nasional

July 14, 2026

Pemprov Sulteng tingkatkan produktivitas pertanian dukung swasembada pangan nasional

Selasa, 14 Juli 2026 17:51 WIB

Image Print

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat memberikan pengarahan pada Rakor perluasan penerapan budidaya pertanian modern advance agriculture system (PM-ASS) menuju 1 juta hektare mendukung swasembada pangan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (14/7/2026). ANTARA/Moh Salam

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong peningkatan produktivitas pada sektor pertanian untuk mendukung swasembada pangan nasional di daerah tersebut.

"Jadi salah satu langkah nyata kita dengan menargetkan produksi padi 6 ton per hektare. Mudah-mudahan 6 ton per hektare ini akan bisa terlaksana agar meningkatkan produktivitas petani, sehingga petani menjadi lebih sejahtera," kata Anwar Hafid saat ditemui awak media di Sigi, Selasa.

Ia mengemukakan pentingnya pembangunan di sektor pertanian melalui program Berani Panen Raya dengan target 6 hingga 7 ton padi per hektare.

"Untuk Sulawesi Tengah ini rata-rata baru 4 ton per hektare, mungkin ada yang sudah 6 ton, tapi rata-ratanya Sulteng itu baru 4 ton per hektare," ucapnya.

Menurut dia, saat ini luas baku sawah di Sulawesi Tengah mencapai 126 ribu hektare.

"Harapannya melalui program cetak sawah baru bisa menghasilkan dan melahirkan petani-petani baru, agar target 6 ton per hektare dapat tercapai termasuk mampu menyumbangkan ketahanan pangan nasional di masa mendatang," sebutnya.

Anwar menyebutkan pentingnya kerja sama antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi hingga ke pusat dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Sulawesi Tengah.

"Jadi Pemprov Sulteng ikut membantu kabupaten/kota, penyuluh dan balai penyuluhan pertanian (BPP) di lapangan agar kualitas hasil pertaniannya bagus dan meningkat," kata dia.

Ia mengatakan untuk realisasi kontrak cetak sawah baru di Sulawesi Tengah sudah mencapai 6.163 hektare atau 60,54 persen dari target 10.180 hektare yang tersebar di 10 wilayah yakni Buol, Donggala, Morowali Utara, Tojo Una-una, Tolitoli, Poso, Sigi, Banggai, Parigi Moutong, dan Banggai Laut.

Pewarta : Moh Salam
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026