Pemprov Papua Pegunungan dukung tamatan SMA peroleh beasiswa ADik Kemdiktisaintek
Senin, 13 Juli 2026 10:58 WIB
Pj Sekda Papua Pegunungan Wasuk D Siep diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi.
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mendukung tamatan SMA-SMK di delapan kabupaten daerah setempat memperoleh beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi atau ADik dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan Wasuok D Siep dalam keterangan di Wamena, Minggu mengatakan generasi muda yang telah menamatkan diri di SMA/SMK di daerah ini dapat mendaftar pada beasiswa ADik dari Kemdiktisaintek RI.
"Program ADik ini sangat baik karena memberikan kesempatan bagi anak-anak di daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T memperoleh kesempatan untuk menempuh Pendidikan di perguruan tinggi," katanya.
Menurut dia, generasi muda Papua Pegunungan yang telah memperoleh Program Afirmasi Pendidikan Menengah atau "Adem" dapat terus melanjutkan ke jenjang selanjutnya melalui Program ADik.
"Kami berharap anak-anak kita yang sudah menyelesaikan Pendidikan SMA/SMK dari program Adem, bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi melalui program Adik. Jangan mereka pulang saja ke Papua Pegunungan tanpa melanjutkan Pendidikan ke jenjang selanjutnya," ujarnya.
Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI telah memberikan kesempatan bagi kurang lebih 57 anak-anak asli Papua Pegunungan telah menyelesaikan pendidikan menengah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali.
Dia menjelaskan generasi muda Papua Pegunungan merupakan asset berharga yang harus didukung untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya baik di dalam maupun di luar negeri.
"Anak-anak kita ini adalah asset, karena mereka akan menggantikan pejabat-pejabat atau kami ini di masa depan. Maka, tugas kita adalah menyiapkan mereka melalui pendidikan yang baik," katanya.
Dia menambahkan tahun ini juga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI memberikan kesempatan kepada 100 anak asli Papua Pegunungan untuk menempuh pendidikan mengah di Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Kami juga berharap, anak-anak ini nanti setelah lulus bisa langsung melanjutkan ke pendidikan tinggi melalui program Adik. Supaya mereka dapat Kembali dan membantu pembangunan di Papua Pegunungan," ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026