Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat fondasi integritas anak usia sekolah dasar lewat pengenalan nilai-nilai antikorupsi melalui metode kreatif "Jumat Bersepeda KK" pada program Inspektorat Goes To School.
Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti di Samarinda, Rabu, menegaskan penanaman karakter sejak dini merupakan investasi moral untuk menentukan kualitas generasi Samarinda 10 hingga 20 tahun mendatang.
"Anak-anak usia sekolah dasar ini ibarat kertas putih. Apa yang kita lukis dan tanamkan hari ini akan menentukan kualitas generasi Samarinda 10 hingga 20 tahun mendatang," ujar Neneng saat menghadiri kegiatan di di SDN 023 Bantuas, Kecamatan Palaran tersebut.
Neneng menekankan pentingnya penguatan fondasi nilai kebangsaan sebagai benteng moral siswa.
Sembilan nilai antikorupsi yang diperkenalkan meliputi jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras (Jumat Bersepeda KK).
Selain nilai integritas, para guru diimbau membiasakan siswa menghafal teks kebangsaan seperti Sumpah Pemuda, Proklamasi, Pembukaan UUD 1945, serta lagu nasional untuk memperkuat rasa cinta tanah air.
Menjelang ujian masuk jenjang SMP, Sekda juga memberikan dorongan moral khusus bagi siswa kelas 6 agar mengutamakan kejujuran dan kepercayaan diri.
"Jangan tergoda menyontek. Hasil dari usaha dan kejujuran sendiri membentuk mental juara yang berintegritas tinggi," ucapnya.
Dalam kegiatan yang diawali senam pagi tersebut, Sekda turut menggelar kuis interaktif bagi siswa kelas 4 hingga 6.
Salah seorang siswi kelas 6, Mira Septiana, berhasil menghafal seluruh nilai antikorupsi dengan lancar dan menerima hadiah apresiasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Inspektorat Kota Samarinda Mukhlis, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda Saharudin, serta Kepala SDN 023 Bantuas Diah Wulansari.
Usai acara, Sekda Samarinda melanjutkan agenda dengan meninjau pelayanan publik, kesiapan sarana kesehatan, dan infrastruktur di Kantor Kelurahan Bantuas serta Puskesmas Bantuas.
Pemantauan lingkungan juga dilakukan di wilayah Kecamatan Palaran dan Samarinda Seberang guna memastikan pemerataan pembangunan dan tata kelola pemerintahan yang transparan di pinggiran kota.
Program Jumat Bersepeda KK" merupakan metode jembatan keledai kreatif yang dirumuskan oleh KPK RI untuk memudahkan masyarakat menghafal sembilan nilai integritas antikorupsi.
Nilai-nilai tersebut meliputi jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.
Sebagai langkah nyata pencegahan korupsi sejak dini, metode interaktif ini diadopsi oleh Inspektorat Daerah Kota Samarinda melalui program "Inspektorat Goes to School".
Melalui program ini, nilai-nilai moral yang abstrak dikemas secara menyenangkan agar lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh para siswa sekolah dasar dalam kehidupan sehari-hari.
Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.