Elephants

Pemkot Madiun wadahi kreativitas anak lewati lomba lukis media anyaman - ANTARA News Jawa Timur

July 17, 2026

Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, mewadahi kreativitas anak setempat dengan menggelar lomba craft painting, yakni melukis di atas media anyaman tradisional dengan mengangkat tema identitas Kota Madiun.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Madiun, Jumat mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Madiun membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif sejak usia dini. Karena itu ruang bagi anak-anak untuk menampilkan karya akan terus diperluas, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di ruang-ruang publik hingga tingkat kelurahan.

"Kami ingin membangkitkan SDM sejak tingkat SD. Selain akademik, kreativitas juga harus terus dikembangkan. Ke depan ruang-ruang untuk berkarya akan kami perbanyak," ujar Bagus Panuntun saat meninjau kegiatan lomba di halaman Balai Kota Madiun.

Lomba melukis di atas media anyaman tradisional tersebut diikuti sebanyak 38 pelajar dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs sederajat yang menuangkan kreativitas pada media anyaman topi caping, tampah, kipas tangan, dan tas rotan.

Beragam ikon Madiun Kota Pendekar dijadikan inspirasi objek lukisan, mulai dari pendekar, pecel, hingga berbagai ikon Kota Madiun yang dituangkan di atas media anyaman tersebut.

Selain mengasah kemampuan melukis, peserta juga ditantang beradaptasi dengan tekstur media yang berbeda dari kertas maupun kanvas.

Bagus Panuntun menambahkan para peserta telah mampu menerjemahkan tema yang diangkat ke dalam karya seni. Meski proses penilaian masih berlangsung, sejumlah karya dinilai sudah menunjukkan kualitas yang baik.

"Secara dasar identitas Kota Madiun sudah terlihat. Tinggal menunggu hasil akhirnya, tetapi beberapa karya sudah kelihatan bagus," katanya.

Sementara itu salah satu peserta Selly Setyanina dari MTsN Kota Madiun memilih mengangkat tema "Pendekar Pecel" karena dinilai mewakili identitas Kota Madiun.

"Pendekar itu ikon Kota Madiun, sedangkan pecel adalah makanan khas Madiun. Jadi saya gabungkan dalam karya ini," kata dia.

Selly mengaku tantangan terbesar bukan pada proses menggambar, melainkan melukis di atas media anyaman yang permukaannya tidak rata. Meski demikian pengalaman tersebut menjadi pengalaman baru yang membuatnya semakin tertarik mengikuti kegiatan serupa pada masa mendatang.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.