Elephants

Pemkot Bengkulu pasang 130 alat perekam pajak guna tingkatkan PAD - ANTARA News Bengkulu

September 7, 2026

Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu kembali memasang 130 alat tapping box atau perekam pajak guna mengoptimalkan penerimaan sektor pajak dengan memperluas penerapan teknologi digital.

"Sekarang kita mulai memasang tapping box dan tahun ini kita pasang 130 tapping box di Kota Bengkulu," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu Noni Yuliesti di Bengkulu, Senin.

Pemasangan alat tapping box tersebut berfungsi untuk merekam seluruh transaksi penjualan yang terhubung langsung dengan mesin kasir para pelaku usaha.

Dengan penggunaan sistem digital tersebut dinilai efektif menekan potensi kebocoran pajak secara signifikan, sebab omzet harian pelaku usaha dapat terekam dan terpantau secara langsung sebagai acuan perhitungan pajak daerah yang akurat.

Noni menerangkan, pihaknya akan menurunkan tim gabungan yang melibatkan unsur perbankan serta vendor penyedia tapping box dan tim tersebut akan melakukan pengawasan berkala dan menangani perangkat yang terdeteksi tidak aktif atau mengalami kendala teknis.

Baca juga: Polisi sinergi hadirkan Samsat keliling di Kabupaten Mukomuko

Sebab, alat perekam pajak tersebut telah telah terintegrasi dengan sistem pemantauan digital secara real-time dan memungkinkan petugas mendeteksi potensi gangguan teknis dari pusat data tanpa harus menunggu laporan dari pemilik usaha.

"Hasil evaluasi sementara menunjukkan mayoritas perangkat yang sempat mengalami gangguan telah berhasil diperbaiki dan kembali beroperasi normal," sebutnya.

Selain itu, saat ini terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan perangkat tapping box yang terpasang di berbagai tempat usaha.

"Semua bisa memonitor. Bank Bengkulu bisa memonitor, kami juga memiliki layar pemantauan di kantor. Apabila muncul indikator merah berarti tapping box-nya mati. Kami langsung menurunkan tim bersama vendor untuk melakukan penanganan. Sistem ini terbuka sehingga seluruh pihak yang berkepentingan dapat melihat kondisi perangkat secara langsung," terang.

Noni menegaskan pengawasan dilakukan secara intensif melalui tim gabungan yang melibatkan Bapenda, Bank Bengkulu, serta vendor penyedia tapping boks yang nantinya secara rutin melakukan pengecekan terhadap perangkat yang terdeteksi tidak aktif.

Saat ini, seluruh perangkat tapping box telah terhubung dengan sistem pemantauan berbasis digital yang memungkinkan kondisi tapping box dipantau secara real time, sehingga, setiap gangguan dapat segera diketahui sehingga penanganan tidak perlu menunggu laporan dari wajib pajak.

Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.