Penyelenggaraan Virtual Job Fair tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi lowongan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi untuk mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja di Kota Bandung
Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, menggunakan aplikasi ketenagakerjaan New BIMMA (Bandung Integrated Manpower Management Application) sebagai penghubung pelaksanaan Virtual Job Fair 2026 guna memperluas akses lowongan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung Yayan A. Brilyana mengatakan mekanisme virtual memungkinkan informasi lowongan kerja disebarluaskan secara lebih luas sehingga peluang kerja dapat menjangkau lebih banyak pencari kerja.
“Penyelenggaraan Virtual Job Fair tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi lowongan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi untuk mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja di Kota Bandung,” kata Yayan di Bandung, Selasa.
Yayan menyebut pada pelaksanaan bursa kerja ini pihaknya melibatkan enam perusahaan yang membuka total 359 lowongan kerja dan dapat diakses pencari kerja secara daring.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Disnaker dalam memperkuat layanan penempatan tenaga kerja sekaligus mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan kompetensi pencari kerja.
Untuk mengikuti Virtual Job Fair, pencari kerja terlebih dahulu perlu membuat akun New BIMMA melalui situs resmi Disnaker Kota Bandung, kemudian mengajukan tiket Job Fair. Setelah mendapatkan resi, peserta diminta melengkapi profil pada aplikasi tersebut.
Baca juga: Pemprov-Pemkot percepat proyek BRT atasi macet di Cekungan Bandung
Baca juga: Pemkot Bandung beri tarif Rp216 untuk Bandros dan TMB saat HJKB
Ia berharap semakin terbukanya akses terhadap peluang kerja dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan kompetensi, pengalaman, maupun minat masing-masing.
“Pemanfaatan sistem digital dalam pelaksanaan job fair juga menjadi bentuk adaptasi layanan ketenagakerjaan terhadap perubahan pola rekrutmen,” katanya.
Disnaker Kota Bandung terus mendorong layanan penempatan tenaga kerja yang mudah diakses, responsif dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Melalui Virtual Job Fair ini, kami berharap proses pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja dapat berlangsung lebih efektif serta menghasilkan penempatan tenaga kerja yang lebih optimal,” ujar Yayan.
Disnaker Kota Bandung mengajak pencari kerja memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyiapkan dokumen lamaran dan mencermati kualifikasi setiap lowongan yang tersedia.
Pada hari pelaksanaan, lowongan dari perusahaan peserta dapat dilamar melalui platform New BIMMA.
Baca juga: Bandara Husein Bandung layani penerbangan internasional mulai Oktober
Baca juga: Pemkot Bandung raih peringkat ketiga Anugerah Layanan Investasi 2026
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.