Bandung, CNN Indonesia --
Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pemerintah Kota Bandung, terus lakukan penindakan terhadap kucing-kucing liar, di Kota Bandung.
Pada Jumat (25/9), petugas melakukan perburuan kucing liar di kawasan Jalan Nias, Kota Bandung. Adapun perburuan kucing liar ini, untuk mengontrol ledakan populasi sekaligus mencegah penyebaran penyakit dari hewan ke manusia.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefullah, menjelaskan bahwa penanganan kucing liar di wilayahnya berpedoman pada metode Tangkap, Steril, dan Lepaskan (TNR).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan, kucing-kucing liar tersebut tidak ditelantarkan atau dimatikan setelah ditangkap.
"Jadi, kita melakukan penangkapan kucing liar, untuk selanjutnya akan kami sterilisasi dan diberikan perawatan," ujar Wilsandi, saat ditemui usai lakukan perburuan.
Wilsandi merinci, setiap kucing yang ditangkap akan mendapatkan penanganan medis hingga tuntas. Setelah mendapatkan penanganan medis, kucing-kucing liar itu dikembalikan ke tempat mereka diambil.
"Setelah proses sterilisasi selesai, kami lakukan pemeliharaan dulu sampai kondisinya pulih kembali. Setelah pulih, baru akan kami lepaskan kembali di lokasi asal penangkapan," jelasnya.
Secara genetis, kata Wilsandi, reproduksi kucing memang tergolong cepat. Oleh karena itu, sterilisasi menjadi solusi yang paling ideal. Selain menekan jumlah populasi, program ini memiliki tujuan krusial bagi kesehatan masyarakat.
Di sisi lain, Pemkot Bandung memastikan seluruh proses penanganan ini berpegang teguh pada prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare). Wilsandi menekankan bahwa pihaknya melarang keras tindakan pemusnahan hewan.
"Kontrol populasinya harus melalui sterilisasi. Kita tidak boleh melakukan hal-hal seperti eliminasi, itu harus kita hindari," tegas Wilsandi.
Berdasarkan catatan DKPP Kota Bandung, efektivitas program ini terlihat dari tingginya angka penindakan. Terhitung sejak awal tahun hingga bulan ini, DKPP telah berhasil menyeterilisasi lebih dari 1.000 ekor kucing liar yang tersebar di berbagai titik di Kota Bandung.
(csr/ugo)