Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, melibatkan partisipasi publik dalam proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai bagian dari upaya menerapkan sistem merit dan transparansi dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena di Ambon, Selasa, mengatakan masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan masukan selama tahapan seleksi berlangsung sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan calon Sekda terbaik.
"Keterlibatan masyarakat bukan untuk memengaruhi keputusan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), melainkan memberikan masukan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan calon terbaik," katanya saat pelantikan Robert Sapulette sebagai Sekretaris Daerah Kota Ambon di Balai Kota Ambon.
Ia menjelaskan proses pengisian jabatan Sekda dilakukan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan menerapkan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN).
"Pemerintah Kota Ambon berupaya memastikan bahwa pengangkatan aparatur sipil negara dalam jabatan tertentu dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, menggunakan pendekatan merit system, dan dilaksanakan secara terbuka serta transparan," ujarnya.
Bodewin menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Ambon yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Maluku beserta seluruh anggota panitia seleksi.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta seleksi yang telah mengikuti setiap tahapan dengan baik dan dinilai memiliki kapasitas serta kompetensi untuk menduduki jabatan Sekda.
"Semua peserta seleksi adalah putra-putri terbaik Kota Ambon. Namun, karena jabatan Sekretaris Daerah hanya satu, maka keputusan yang diambil merupakan pilihan terbaik berdasarkan seluruh proses yang telah dilalui," katanya.
Menurut Bodewin, jabatan Sekretaris Daerah merupakan posisi strategis yang memiliki tanggung jawab besar dalam membantu kepala daerah menjalankan roda pemerintahan serta mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia menegaskan tugas utama Sekda adalah memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif dan efisien serta mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
"Sekretaris Daerah bertugas membantu wali kota dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan, mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah, serta memastikan seluruh program pemerintah berjalan dengan baik," ucapnya.
Bodewin menilai pengalaman Robert Sapulette yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Sekda definitif.
Ia berharap kepemimpinan Sekda yang baru dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga soliditas birokrasi, serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Kota Ambon.
Pelantikan Robert Sapulette sebagai Sekretaris Daerah Kota Ambon turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku selaku Ketua Panitia Seleksi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD Kota Ambon, jajaran Pemerintah Kota Ambon, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.