Elephants

Pemkab Sumenep tingkatkan produksi pertanian melalui Gede Taninya - ANTARA News Jawa Timur

September 24, 2026

Madura Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur berupaya meningkatkan produksi pertanian warga di wilayah itu melalui Program Gede Taninya/Gerakan Modernisasi Air Pertanian Tenaga Surya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid mengatakan program itu memanfaatkan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) untuk memenuhi kebutuhan air irigasi lahan pertanian.

"Teknologi itu menggunakan energi matahari sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan pompa, sehingga air dari sumber air ataupun sungai dan bendungan dapat dialirkan ke lahan pertanian," katanya dalam keterangan yang diterima di Sumenep, Jawa Timur, Kamis.

Menurut dia, penerapan PATS menjadi salah satu solusi petani yang memiliki bagi lahan pertanian, akan tetapi selama ini terrgantung pada curah hujan.

"Sistem ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan air, khususnya ketika memasuki musim kemarau yang kerap menjadi kendala bagi petani," katanya.

Menurut dia, modernisasi irigasi berbasis energi terbarukan itu tidak hanya ditujukan untuk menjamin ketersediaan air, akan tetapi juga untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan daerah.

"Penggunaan pompa air tenaga surya ini sangat efisien karena petani tidak lagi bergantung pada bahan bakar minyak maupun listrik PLN untuk mengoperasikan pompa air," katanya.

Ditambahkan, ketersediaan air yang lebih stabil dapat membuka peluang peningkatan indeks pertanaman.

Dengan demikian, sambung dia, lahan yang sebelumnya hanya ditanami satu kali dalam setahun dapat dikembangkan menjadi dua hingga tiga kali masa tanam, menyesuaikan kondisi dan potensi masing-masing wilayah.

Selain mengurangi biaya operasional, pompa air tenaga surya ini juga lebih ramah lingkungan karena memanfaatkan energi terbarukan. Teknologi tersebut juga tidak menghasilkan emisi karbon dari penggunaan bahan bakar dan memiliki kebutuhan perawatan yang relatif rendah.

Dengan pasokan air yang lebih teratur, petani memiliki peluang mengembangkan berbagai komoditas, mulai padi, jagung hingga tanaman hortikultura secara lebih berkelanjutan.

"Ini merupakan upaya kami untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah. Saat ini sudah diterapkan dan petani mengaku sangat terbantu dan diuntungnya dengan pemanfaatan teknologi ini," kata Kepala DKPP Pemkab Sumenep Chainur Rasyid.

Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.