Simeulue (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue berhasil meraih juara favorit paviliun kuliner pada ajang Aceh Culinary Festival 2026 atau festival kuliner tingkat Provinsi Aceh.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Simeulue Lulu M Nasrun di Simeulue, Selasa, mengatakan Kabupaten Simeulue memperkenalkan berbagai makanan khas kabupaten kepulauan tersebut.
"Dalam festival tersebut kuliner khas Pulau Simeulue hule ufuk banau berhasil meraih juara favorit di tingkat provinsi Aceh. Dan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Simeulue," katanya.
Selain hule ufuk banau, kata dia, beberapa kuliner Pulau Simeulue lainnya turut diperkenalkan di ajang kuliner yang diikuti 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh. Kuliner tersebut di antaranya memek, tabbaha, apam, gulai lobster, dan berbagai makanan dan minuman khas lainnya.
Lulu M Nasrun mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan masyarakat Kabupaten Simeulue serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keikutsertaan Simeulue pada ajang tersebut.
Baca: Amankan kekayaan Simeulue, Kemenkum Aceh bidik perlindungan kuliner hingga lobster
"Alhamdulillah, Simeulue meraih Juara Favorit. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bersama dan tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim, dukungan dinas terkait serta doa dan dukungan masyarakat," kata Lulu M Nasrun.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue Zulfatah mengatakan keikutsertaan Simeulue dalam Ajang Aceh Culinary Festival 2026 menjadi momentum untuk memperkuat promosi kuliner lokal
"Kuliner lokal sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus potensi pariwisata daerah sehingga semakin dikenal di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional," katanya.
Aceh Culinary Festival digelar di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, pada 11 hingga 14 September 2026. Festival tersebut menghadirkan kuliner atau makanan khas dari 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh.
Ia menyebutkan hule ufuk banau maupun kuliner khas masyarakat kepulauan menjadi daya tarik pengunjung mengunjungi Paviliun Simeulue pada festival tersebut.
Kami terus berupaya memperkenalkan kuliner khas kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke Pulau Simeulue," kata Zulfatah.
Baca: 'Memek', kuliner leluhur Simeulue jadi primadona di PKA
Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.