Elephants

Pemkab perkuat 90 guru Indonesia Cerdas tingkatkan mutu pendidikan Jayawijaya

July 13, 2026

Pemkab perkuat 90 guru "Indonesia Cerdas" tingkatkan mutu pendidikan Jayawijaya

Senin, 13 Juli 2026 10:50 WIB

Image Print

Bupati Jayawijaya Atenius Murib melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Indonesia Cerdas Prof Fransiskus I Widjaja dan pengurus serta beberapa perwakilan guru Indonesia Cerdas di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (11/7) malam.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan setempat memperkuat 90 tenaga guru dari program “Indonesia Cerdas” atau Incer untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Incer Prof Fransiskus I Widjaja bersama perwakilan guru Indonesia Cerdas.

Atenius Murib di Wamena, Sabtu, mengatakan kehadiran 90 tenaga guru Incer sangat membantu meningkatkan pelayanan pendidikan di daerah ini.

“Kerja sama ini hanya melanjutkan dari apa yang telah ada, dimana tahap pertama itu sekitar 50 tenaga guru yang telah mengajar dan menetap di Jayawijaya, dan tahap kedua ini ditambah 40 tenaga guru sehingga totalnya berjumlah 90 orang,” katanya.

Menurut dia, 90 tenaga guru kontrak akan membantu mengajar di 137 sekolah dasar (SD) dan SMP di wilayah Jayawijaya.

“Kehadiran 90 tenaga guru kontrak sangat membantu kekurangan tenaga guru yang ada di Jayawijaya. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada guru-guru Incer dari berbagai daerah di Nusantara yang mau mengabdi di daerah ini yang berbeda jauh dari daerah asal mereka,” ujarnya.

Dia mengharapkan kepada masyarakat di 40 distrik untuk dapat memberikan perlindungan dan pelayanan yang terbaik bagi tenaga guru baik umum maupun dari Incer.

“Kami harap kepada seluruh tokoh masyarakat, hamba Tuhan, tokoh pemuda, perempuan, adat yang berada di seputaran sekolah yang tenaga guru umum maupun Indonesia Cerdas mengabdi untuk dijaga, dilayani dan jangan mengganggu mereka dalam menjalankan tugas mendidik anak-anak kita,” katanya.

Sementara itu Ketua Umum Incer Fransiskus I Widjaja mengatakan program tenaga guru Incer masuk di Tanah Papua sudah 13 tahun, sementara di Kabupaten Jayawijaya 10 tahun.

“Kami mengakui Kabupaten Jayawijaya ini selama 10 tahun sangat konsisten dengan dunia pendidikan. Guru-guru kami meski sudah ada yang menjadi ASN dan P3K tetapi tetapi tetap ditambah terus karena betapa besarnya manfaat yang diperoleh daerah ini ketika ada dukungan tambangan tenaga guru dari Indonesia Incer,” ujarnya.

Dia menyebut setelah adanya 50 tenaga guru Indonesia Cerdas pada tahap pertama, maka diminta lagi untuk mengirim 50 tenaga guru Indonesia Cerdas tahap dua, namun yang bisa difasilitasi saat ini hanya 40 tenaga guru Indonesia Cerdas.

“Guru-guru kami sebelum dikirim ke Papua kami latih untuk berbagi hidup, dimana melayani bukan setengah hati tetapi sepenuh hati. Mereka harus mencintai masyarakatnya dimana mereka diutus untuk melayani dengan sepenuh hati,” katanya.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026