Calang (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Aceh Jaya menyatakan sebanyak 60 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kabupaten setempat selesai dibangun dan 29 unit lainnya dalam proses pembangunan.
"Untuk yang sudah 100 persen selesai dibangun 60 unit, kemudian dalam proses ada 29 unit. Jadi totalnya sebanyak 89 unit,” kata Kabid Koperasi Disperindagkop Aceh Jaya, Saparuddin, di Aceh Jaya, Rabu.
Dirinya menyampaikan, Aceh Jaya memiliki 172 desa yang tersebar di sembilan kecamatan, dan untuk pembangunan KDMP tersebar di 89 titik se Aceh Jaya.
Menurutnya, pembangunan KDMP di sana masih memiliki sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait ketersediaan lahan yang menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan.
“Yang menjadi kendala di lapangan, masih banyak desa yang belum memiliki tanah yang cukup sesuai dengan aturan dari pusat,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, secara aturan, pemerintah desa harus menyiapkan lahan seluas 20 meter × 30 meter, atau sekitar 600 meter persegi, sebagai salah satu kebutuhan lokasi pembangunan KDMP.
Kondisi tersebut membuat proses pembangunan di sejumlah desa tidak dapat dilakukan secara serentak. Karena desa harus memastikan terlebih dahulu ketersediaan dan kesesuaian lahan sebelum pembangunan dapat dilanjutkan.
Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan jumlah desa di Aceh Jaya yang mencapai 172 desa, saat ini pembangunan KDMP telah menjangkau sekitar 51,7 persen dari 89 unit yang telah selesai dan sedang dibangun.
"Hingga saat ini belum ada laporan KDMP di Aceh Jaya yang beroperasi, namun informasi yang kami terima sejumlah peralatan seperti rak maupun mobil operasional sudah masuk Aceh Jaya," demikian Saparuddin.
Pewarta: Arif Hidayat
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.