Pemkab Natuna lestarikan warisan budaya melalui karnaval
Rabu, 7 Oktober 2026 16:03 WIB
Pendaftaran karnaval budaya di Museum Natuna, Rabu (7/10/2026). ANTARA/HO-Pemkab Natuna
Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, terus berupaya melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah melalui karnaval.
Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna Hadisun dikonfirmasi dari Natuna, Rabu, mengatakan Pemkab Natuna membuka pendaftaran karnaval budaya 2026.
Pendaftaran dibuka pada 5-9 Oktober 2026, pukul 09.00-15.00 WIB, di Sekretariat Panitia Karnaval Budaya, Museum Natuna.
"Karnaval dijadwalkan pada Ahad (11/10). Karnaval ini dalam rangka memperingati hari lahir Kabupaten Natuna," ucapnya.
Dalam karnaval tersebut, Pemkab Natuna mengangkat tema “Harmoni Budaya di Lantai Samudra,” yang menggambarkan keterkaitan antara kekayaan geologi Natuna dan keberagaman budaya masyarakat setempat.
Melalui karnaval tersebut, kata dia, peserta didorong menuangkan kreativitas dalam bentuk kostum dan properti yang sesuai dengan tema.
Kostum yang digunakan juga harus merupakan desain baru dan tidak sama dengan kostum yang pernah ditampilkan pada karnaval budaya tahun sebelumnya.
"Kegiatan ini terbuka bagi peserta perorangan, baik pria maupun wanita, dengan rentang usia 14 hingga 35 tahun," katanya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, tambah dia, peserta diwajibkan menampilkan pertunjukan berupa peragaan busana, kostum, dan properti di lokasi yang telah ditentukan.
Durasi pertunjukan maksimal tiga menit, dengan peserta menyiapkan sinopsis serta musik pengiring yang berkaitan dengan tema dan desain yang ditampilkan.
"Pertunjukan akan berlangsung di simpang tiga Pantai Piwang-Jalan Hangtuah, tepatnya di depan Bola Natuna, setelah peserta melakukan perjalanan dari lapangan bola kaki Ranai di Jalan Dua Lajur Pasar Lama," ujar dia.
Menurut dia, panitia telah menetapkan sejumlah ketentuan, pada kegiatan itu, antara lain kostum dan properti tidak boleh menggunakan bahan atau peralatan yang berbahaya maupun merusak lingkungan. Peserta juga tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan dalam pelaksanaan karnaval.
Penilaian meliputi kostum, properti dan perlengkapan, ide serta kreativitas desain, serta keterkaitan antara desain dengan tema yang ditetapkan.
Panitia menyediakan hadiah bagi para peserta terbaik, yakni juara pertama sebesar Rp9 juta dan piala, juara kedua Rp7 juta dan piala, serta juara ketiga Rp5 juta dan piala.
Selain itu, tersedia hadiah Harapan I sebesar Rp3 juta, Harapan II sebesar Rp2 juta, serta hadiah hiburan masing-masing Rp1 juta untuk 10 peserta terbaik.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.