Elephants

Pemkab Nabire tertibkan permukiman liar di kawasan ekonomi - ANTARA News Papua Tengah

September 23, 2026

Nabire (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menertibkan permukiman liar yang berada di kawasan Taman Gizi sebagai bentuk penataan kawasan sebagai pusat ekonomi.

Sekda Nabire Yulianus Pasang di Nabire, Rabu, mengatakan pemerintah memberikan waktu satu minggu sejak Jumat (18/9) kepada 51 KK yang menempati pemukiman liar di area Taman Gizi dan mencari tempat tinggal lain.

“Penertiban dilakukan sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat, bukan semata-mata untuk membongkar rumah atau mengusir warga,” katanya.

Ia mengatakan, penertiban tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan Taman Gizi yang disiapkan Pemkab Nabire sebagai ruang aktivitas ekonomi masyarakat baik UMKM dan pedagang kaki lima.

Taman Gizi dijadikan tempat relokasi UMKM dan pedagang kaki lima dari Pantai Nabire, dimana Pantai Nabire sendiri dikembalikan fungsinya sebagai kawasan wisata pantai.

Untuk itu, Pemkab Nabire telah melakukan penataan kawasan tersebut agar dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung sehingga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih besar bagi pelaku UMKM.

Ia mengatakan, keberadaan permukiman liar di kawasan Taman Gizi dinilai telah mengganggu ketertiban kawasan.

Pemerintah juga menerima laporan mengenai aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban, termasuk dugaan perjudian dan konsumsi minuman beralkohol.

Ia mengatakan, pemerintah telah memberikan waktu kepada warga untuk meninggalkan kawasan secara bertahap. Apabila batas waktu tersebut tidak dipenuhi, pemerintah akan memberikan surat peringatan.

“Jika tidak diindahkan, akan disurati. Apabila hal tersebut diabaikan, akan dibongkar paksa,” tegasnya.

Ia menegaskan, kawasan tersebut dinilai tidak layak untuk dijadikan permukiman sehingga penertiban diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan memberikan ruang bagi masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

“Pemerintah tidak semata-mata membongkar dan mengusir, tetapi akan dibuat lebih layak. Satu tujuannya adalah agar masyarakat lebih sejahtera,” katanya.

Penataan kawasan Taman Gizi juga diarahkan untuk mendukung fungsi ruang publik dan wisata dengan memanfaatkan lokasi yang berada di kawasan pesisir serta memiliki pemandangan laut.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.