Elephants

Pemkab Majalengka: Revitalisasi sekolah meningkatkan kelayakan belajar - ANTARA News Jawa Barat

October 16, 2026

Majalengka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat, memastikan program revitalisasi sekolah di daerah itu meningkatkan kelayakan fasilitas pendidikan melalui pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi bangunan, serta penyediaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan penyediaan sarana pendidikan yang memadai diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sehingga fasilitas yang telah dibangun harus dimanfaatkan secara optimal dan dirawat secara berkelanjutan.

“Kami sudah melihat hasil pembangunan dan pemanfaatan ruang kelas baru di SDN Majalengka Wetan VII ini, karena fasilitas yang layak mendukung anak-anak belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman,” kata Eman di Majalengka, Jumat.

Ia menyebutkan khusus di SDN Majalengka Wetan VII, revitalisasi telah rampung dengan anggaran Rp1,127 miliar yang digunakan untuk membangun ruang kelas baru, merehabilitasi sejumlah bangunan sekolah, serta menyediakan perangkat TIK untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Eman mengapresiasi pemerintah pusat atas dukungan terhadap perbaikan sarana pendidikan di Kabupaten Majalengka, termasuk melalui program revitalisasi sekolah.

Ia optimis program nasional tersebut berlanjut pada tahun anggaran berikutnya, agar lebih banyak sekolah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas memperoleh kesempatan untuk melakukan perbaikan.

Untuk itu, kata dia, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) guna mengusulkan sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana pada periode anggaran mendatang.

“Koordinasi tersebut diharapkan dapat membantu menyampaikan kebutuhan sekolah di daerah kepada pemerintah pusat sebagai bahan pengusulan program revitalisasi berikutnya,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka Muhamad Umar Ma’ruf menyebutkan sebanyak 179 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di daerah itu masuk dalam program revitalisasi untuk memenuhi kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana.

Menurut dia, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang lebih layak, terutama bagi sekolah yang masih membutuhkan perbaikan bangunan dan sarana pendukung.

“Keberhasilan revitalisasi tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari pemanfaatan fasilitas untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif,” ujarnya.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.