Elephants

Pemkab Kotim perkuat budaya hidup sehat melalui Aksi Bergizi di sekolah

August 5, 2026

Pemkab Kotim perkuat budaya hidup sehat melalui Aksi Bergizi di sekolah

Rabu, 5 Agustus 2026 17:55 WIB

Image Print

Pelaksanaan kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 di SMAN 2 Sampit, Rabu (5/8/2026). ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memperkuat upaya membangun budaya hidup sehat di kalangan pelajar melalui kegiatan Aksi Bergizi Tingkat Kabupaten Kotim 2026 sebagai bagian dari program nasional untuk menyiapkan generasi sehat dan berprestasi.

“Aspek kesehatan menjadi pondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Melalui Aksi Bergizi ini kita ingin memastikan generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik dan mental,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kotim, Waren di Sampit, Rabu.

Hal itu ia sampaikan saat mewakili Bupati Kotim Halikinnor membuka Kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 di SMAN 2 Sampit, yang mengangkat tema Merdeka Sehat, Merdeka Berprestasi: Bersama Aksi Bergizi Membangun Generasi Hebat.

Ia menyebutkan tema kegiatan tahun ini memiliki makna bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga kesempatan bagi generasi muda untuk tumbuh sehat, tangguh, cerdas dan mampu meraih prestasi.

Bangsa yang kuat berawal dari SDM yang sehat. Untuk itu, kegiatan Aksi Bergizi diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku hidup sehat melalui penerapan gizi seimbang, pencegahan anemia, aktivitas fisik, serta pembiasaan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Pemkab Kotim berkomitmen meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui berbagai program edukasi, tidak hanya bagi pelajar, tetapi juga ibu hamil dan balita.

Komitmen tersebut diharapkan didukung sinergi sektor kesehatan, pendidikan, orang tua, hingga masyarakat.

“Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter dan kebiasaan hidup sehat yang akan dibawa hingga dewasa. Karena itu seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kesehatan, orang tua dan semua pemangku kepentingan harus terus bersinergi,” ucapnya.

Waren menambahkan Aksi Bergizi telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi yang bergantian di sekolah-sekolah.

Program ini diharapkan mampu menjaga tumbuh kembang pelajar sehingga kondisi fisik dan mental mereka tetap prima untuk mengikuti proses belajar.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar bijak memilih makanan, terutama di tengah banyaknya jajanan yang dijual di sekitar sekolah.

“Makanan manis tetap diperlukan tubuh, namun konsumsinya tidak boleh berlebihan sehingga siswa harus mampu memilih jajanan yang sesuai dengan kebutuhan gizinya,” pungkasnya.

Baca juga: Bupati Kotim minta pengurus baru Kwarcab Pramuka perkuat pembinaan hingga desa

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kotim, dr Noorliyana menjelaskan Aksi Bergizi merupakan program Kementerian Kesehatan yang difokuskan pada edukasi pentingnya gizi seimbang dan pencegahan anemia, khususnya bagi remaja putri.

Remaja putri lebih rentan mengalami anemia karena mengalami menstruasi setiap bulan. Oleh sebab itu, pemberian tablet tambah darah menjadi salah satu intervensi utama yang dilakukan secara rutin di sekolah.

“Remaja putri merupakan calon ibu. Jika sejak remaja mereka tidak mengalami anemia dan status gizinya baik, maka peluang melahirkan generasi yang sehat juga akan semakin besar,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, sarapan dengan menu gizi seimbang yang terdiri atas karbohidrat, protein dan buah, dilanjutkan makan buah bersama serta minum tablet tambah darah secara serentak.

Program tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Dinkes Kotim menargetkan setiap sekolah melaksanakan sarapan bersama dan minum tablet tambah darah sekali setiap pekan.

“Tablet tambah darah disediakan gratis oleh puskesmas, sedangkan menu sarapan dibawa masing-masing siswa dari rumah. Jadi bersama-sama, untuk mensukseskan program ini perlu upaya bersama,” demikian Noorliyana.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Sampit, Drs. Kodarahim, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan Aksi Bergizi tingkat kabupaten.

“Kami memang sudah membiasakan kegiatan seperti sarapan bersama dan senam bersama. Harapannya seluruh peserta didik selalu dalam kondisi sehat sehingga proses belajar menjadi lebih mudah dan mereka mampu meraih prestasi yang optimal,” demikian Kodarahim.

Baca juga: Asap karhutla picu kualitas udara Kotim menjadi sangat tidak sehat

Baca juga: DPRD Kotim dorong perusahaan perkuat penanganan karhutla

Baca juga: Pemkab Kotim pastikan hak masyarakat jadi prioritas dalam kemitraan Agrinas

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.