Kabupaten Bengkulu Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu akan memasang 1.000 sambungan baru air bersih secara gratis kepada masyarakat di wilayah tersebut pada 2027.
Pemasangan sambungan air bersih tersebut dilakukan setelah usulan usulan anggaran Rp12 miliar dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun anggaran 2027 disetujui pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Kita telah mengusulkan perluasan program saluran rumah (SR) ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) dan usulan tersebut disetujui dan anggaran untuk Bengkulu Tengah tersedia," kata Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Rafflesia Bengkulu Tengah Movizar Apriandi di Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu.
Ia menyebut angka penerima bantuan 1.000 saluran rumah air bersih tersebut belum menjadi keputusan final, sebab tim pemerintah pusat akan turun ke lapangan untuk memeriksa lokasi dan memastikan usulan yang diajukan.
Ia menjelaskan penambahan sambungan baru tersebut bagian dari perluasan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, Seluma (Kobema).
Usulan sementara penerima program tersebut, yaitu di Kecamatan Pondok Kelapa, tepatnya Desa Pondok Kelapa, Desa Sunda Kelapa, Desa Harapan, Desa Abu Sakim hingga Desa Padang Betuah yang berada di perbatasan dengan Kabupaten Bengkulu Utara.
Movizar menerangkan anggaran yang diusulkan kemungkinan akan dibangun jaringan dan penambahan sambungan baru bagi masyarakat di wilayah sasaran agar akses masyarakat terhadap layanan air bersih di kawasan yang selama ini membutuhkan jaringan baru semakin mudah.
Penambahan sambungan baru tersebut akan dilakukan dengan memanfaatkan jaringan pipa induk dari SPAM Kobema untuk mendukung perluasan jaringan pelayanan air minum kepada masyarakat.
"Perumda Tirta Rafflesia berharap skema tersebut dapat memperluas cakupan pelayanan sekaligus meningkatkan pemerataan akses air bersih di wilayah Bengkulu Tengah," katanya.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.