Elephants

Pemkab Barut tingkatkan budaya literasi melalui lomba bertutur pelajar

July 22, 2026

Pemkab Barut tingkatkan budaya literasi melalui lomba bertutur pelajar

Rabu, 22 Juli 2026 20:47 WIB

Image Print

Bunda Literasi Barito Utara Maya Savitri Shalahuddin, foto bersama Kepala Dissiptaka setempat Dewi Handayani dan para juri Lomba Bertutur tingkat SD dan MI Tahun 2026 di Aula Dissiptaka Barito Utara, Muara Teweh, Rabu (22/7/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, meningkatkan budaya literasi sekaligus melestarikan cerita rakyat sebagai warisan budaya daerah dengan menggelar Loma Bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) daerah ini.

"Lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana membangun budaya membaca dan meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik sejak usia dini," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) Barito Utara Dewi Handayani di Muara Teweh, Rabu.

Menurut dia, melalui kegiatan ini pemerintah daerah ingin menumbuhkan minat baca anak-anak sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan cerita rakyat yang sarat dengan nilai-nilai karakter.

"Anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga mampu memahami, menghayati, dan menyampaikan kembali isi cerita dengan percaya diri," katanya.

Ia mengatakan, Lomba Bertutur Tahun 2026 mengusung tema "Melestarikan Cerita Rakyat untuk Membangun Generasi Berkarakter dan Cinta Budaya Daerah."

Menurutnya, tema tersebut dipilih untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus membangun karakter melalui pesan moral yang terkandung dalam cerita rakyat.

Sebanyak 20 peserta yang merupakan perwakilan SD dan Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Barito Utara mengikuti perlombaan tersebut.

Dewi menyampaikan, penyelenggaraan lomba mengacu pada Peraturan Perpustakaan Nasional Nomor 4 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Perpustakaan, Peraturan Bupati Barito Utara Nomor 10 Tahun 2017, serta Keputusan Bupati Barito Utara Nomor 188.45/289/2026 tentang Pembentukan Panitia Pelaksana dan Dewan Juri Lomba Bertutur Tahun 2026.

"Para pemenang nantinya akan kami libatkan dalam berbagai kegiatan promosi wisata Kabupaten Barito Utara sebagai bentuk pembinaan dan apresiasi. Kami berharap mereka dapat menjadi duta literasi sekaligus duta budaya daerah," kata Dewi.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada 2026 belum dilaksanakan Lomba Bertutur tingkat provinsi maupun nasional karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat pemerintah daerah dalam membina bibit-bibit generasi muda yang gemar membaca dan mencintai budaya daerah.

Bunda Literasi Barito Utara Maya Savitri Shalahuddin mengajak anak-anak untuk membudayakan membaca dan mulai mengembangkan kemampuan menulis sejak usia dini.

Membaca, kata dia, merupakan pintu gerbang menuju ilmu pengetahuan, sedangkan menulis menjadi sarana untuk melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pewarta : Kasriadi
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.