Elephants

Pemkab Bangkalan bantu pemulangan PMI meninggal dunia di Malaysia - ANTARA News Jawa Timur

September 15, 2026

Madura Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur membantu pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berasal dari daerah tersebut yang meninggal dunia di tempat kerjanya di Malaysia.

"PMI asal Bangkalan yang meninggal dunia dan kami bantu pemulangannya itu bernama Hanafi (52), warga Dusun Maleh, Desa Banjar, Kecamatan Galis, Bangkalan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Pemkab Bangkalan Jemmi Tri Sukmana di Bangkalan, Selasa malam.

Ia menjelaskan berdasarkan surat KBRI Kuala Lumpur Nomor 01597/SBPM-KL/0926/04 tertanggal 13 September 2026 tentang Surat Bukti Pencatatan Kematian, Hanafi meninggal dunia pada Minggu (13/9), sekitar pukul 07.45 waktu setempat.

Hanafi diketahui bekerja sebagai pekerja di kelapa sawit di Johor, Malaysia, selama kurang lebih 10 tahun.

Dalam laporan tersebut, Hanafi bekerja secara non-prosedural dan meninggal dunia di asrama tempat kerjanya akibat sakit jantung.

Jenazah dipulangkan dari Malaysia pada Senin (14/9) menggunakan maskapai AirAsia A320 dan tiba di Bandara Juanda sekitar pukul 10.45 WIB.

Selanjutnya, jenazah dibawa menuju rumah duka di Dusun Maleh, Desa Banjar, Kecamatan Galis, menggunakan ambulans.

"Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 13.50 WIB dan diserahterimakan kepada pihak keluarga, yakni Marui selaku adik ipar almarhum, dengan disaksikan Kepala Desa Banjar. Proses pemulangan dan serah terima jenazah berjalan lancar, aman, dan kondusif," katanya.

Kepala Disperinaker Bangkalan Jemmi Tri Sukmana juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Ia mengatakan, pemerintah daerah berupaya memberikan pelayanan dan pendampingan kepada PMI maupun keluarga, termasuk dalam proses pemulangan PMI yang meninggal dunia di luar negeri.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Pemerintah melalui Disperinaker terus berupaya memberikan fasilitasi dan pelayanan pelindungan bagi PMI, termasuk ketika terjadi musibah seperti ini," ujar dia.

Ia juga mengingatkan masyarakat Bangkalan yang berencana bekerja ke luar negeri agar menempuh jalur resmi atau prosedural.

Menurutnya, keberangkatan secara prosedural penting untuk memastikan PMI mendapatkan perlindungan dan kepastian layanan selama bekerja di negara penempatan.

"Kami mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar menggunakan jalur prosedural. Jangan mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan yang prosesnya tidak jelas, karena keberangkatan secara resmi memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja maupun keluarganya," katanya.

Ia berharap, masyarakat semakin memahami pentingnya bekerja melalui mekanisme resmi sehingga hak-hak PMI dapat terlindungi dan pemerintah lebih mudah memberikan pendampingan apabila terjadi persoalan selama berada di negara penempatan.

Pada Selasa malam, sejumlah petugas dari Disperinaker Pemkab Bangkalan juga terlihat ikut tahlilan di rumah duka, bersama masyarakat sekitar dan aparat desa setempat.

Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.