Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat pengawasan penyaluran bantuan sosial melalui klarifikasi data keluarga penerima manfaat (KPM) yang terindikasi judi online.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Kemiskinan Dinsos-PMD Bangka Tengah Robby Romadona di Koba, Rabu, mengatakan Kemensos menemukan 1.675 KPM yang masuk dalam data terindikasi judi online.
“Untuk di Bangka Tengah, ada 1.675 keluarga penerima bansos yang terindikasi judi online. Itu lengkap nama dan alamatnya,” kata Robby.
Menurut dia, data tersebut menjadi bahan penelusuran untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran dan mencegah bantuan digunakan untuk aktivitas yang tidak sesuai peruntukannya.
Sebagai tindak lanjut, penyaluran bansos terhadap KPM yang masuk dalam daftar terindikasi tersebut ditangguhkan sementara sesuai instruksi Kemensos.
Namun, kata dia, penerima tetap diberikan kesempatan menyampaikan sanggahan apabila terdapat ketidaksesuaian dalam data yang diterima pemerintah.
Robby mengatakan hingga kini sebanyak 830 KPM telah mengajukan sanggahan melalui proses klarifikasi yang dilakukan petugas di tingkat desa dan kelurahan.
Petugas bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan pekerja sosial masyarakat (PSM) melakukan konfirmasi kepada penerima untuk memastikan kondisi dan kebenaran data tersebut.
“Hasil klarifikasi diunggah untuk diverifikasi di tingkat kabupaten sebelum kami teruskan kembali ke Pusdatin Kemensos,” ujarnya.
Ia menjelaskan proses tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki akurasi data penerima sekaligus menjaga agar bantuan sosial diterima masyarakat yang memenuhi ketentuan.
"Sebanyak 830 KPM telah menyampaikan sanggahan dan hasil klarifikasinya diteruskan kepada Pusdatin Kemensos untuk proses verifikasi lebih lanjut," ujarnya.
Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.