Elephants

Pemkab Bangka Tengah gandeng PIP perluas akses pembiayaan UMKM - ANTARA News Bangka Belitung

September 11, 2026

Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggandeng Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan untuk memperluas akses pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah itu.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Babel, Jumat, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat permodalan pelaku UMKM di tengah keterbatasan kemampuan pembiayaan yang bersumber dari APBD.

Efrianda mengatakan pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan berbagai lembaga untuk memperluas dukungan terhadap masyarakat dan pelaku usaha.

"Kemampuan kami melalui APBD tentu terbatas, sehingga kami membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan dukungan kepada masyarakat dan pelaku UMKM," katanya.

Pemkab Bangka Tengah terus menjalankan berbagai program untuk menggerakkan perekonomian masyarakat dan memperluas peluang pasar bagi produk UMKM lokal.

Salah satunya dengan memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah di tingkat kecamatan.

"Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi kami berharap dapat membantu UMKM memperkenalkan produk, memperluas pasar dan membangun kolaborasi dengan pelaku usaha lainnya," ujar dia. 

Pemkab Bangka Tengah sebelumnya juga menjalankan program pembiayaan UMKM melalui perbankan dengan subsidi bunga dari pemerintah daerah, lanjutnya. 

Program pembiayaan tersebut memungkinkan pelaku UMKM memperoleh akses permodalan tanpa dibebani bunga, namun pelaksanaannya dihentikan sementara karena penyesuaian kondisi keuangan daerah.

Meski demikian, Efrianda mengatakan sebagian besar pelaku UMKM yang memperoleh pendampingan melalui program tersebut masih mampu mempertahankan dan menjalankan usahanya.

"Kami tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Mudah-mudahan kerja sama ini dapat memberikan kontribusi agar UMKM kami bisa bergerak lebih cepat dan lebih besar," katanya.

Pengembangan UMKM, kata dia, juga dilakukan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, terutama untuk membantu pelaku usaha menyelesaikan berbagai kebutuhan dalam pengembangan produk dan pemasaran.

Upaya tersebut melibatkan Dinas Perikanan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Kolaborasi lintas sektor itu, kata dia, telah menghasilkan perkembangan positif, termasuk produk olahan berbahan baku ikan asal Bangka Tengah yang telah menembus pasar ekspor.

Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.