Elephants

Pemkab Bangka Barat dampingi desa kembangkan potensi wisata - ANTARA News Bangka Belitung

September 25, 2026

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melakukan pendampingan kepada pemerintah desa untuk mengembangkan potensi wisata yang dimiliki agar menyejahterakan masyarakat.

"Kita terus melakukan pendampingan dan pembinaan, jangan sampai potensi yang kita punya hanya menjadi potensi, namun harus ada langkah nyata, bagaimana aksesnya, pengelolaannya, kemudian masyarakatnya ikut mendapatkan manfaat," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Bangka Barat, Jumat.

Menurut dia, program pendampingan dan pembinaan yang dilakukan dinas terkait selama ini sudah berjalan dan akan terus didorong agar semakin baik agar mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan daerah.

Ia mencontohkan Desa Pangek di Kecamatan Simpangteritip yang saat ini terus berupaya mengembangkan potensi wisata berbasis alam dan pertanian.

"Ini merupakan potensi desa yang bisa dikembangkan dan melalui momentum peringatan ulang tahun desa atau kegiatan-kegiatan desa lainnya bisa menjadi sarana bagi pemerintah desa memperkenalkan sejumlah destinasi agar semakin menarik lebih banyak wisatawan," katanya.

Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, pengembangan sektor pariwisata juga perlu memperhatikan agar bisa membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Potensi agrowisata, wisata alam, produk usaha masyarakat dan lainnya menjadi bagian yang perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Sejumlah lokasi yang layak menjadi destinasi di Desa Pangek antara lain Agrowisata Kelekak Durian, Goa Batu di kawasan Bukit Batu dan Batu Kelambu di Bukit Penaber.

Keberadaan destinasi tersebut dinilai dapat menjadi daya tarik wisata baru di Bangka Barat sehingga perlu didukung kemudahan akses menuju lokasi dan sarana pendukung yang memadai.

Menurut dia, pengembangan desa wisata harus dilakukan dengan melihat potensi yang benar-benar dimiliki masyarakat setempat sehingga desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

"Desa harus mampu melihat apa yang menjadi potensi mereka, kita berupaya membantu agar dikelola dengan baik sehingga bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat," katanya.

Ia menilai pengembangan agrowisata juga harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, warga perlu diberikan ruang untuk terlibat, mulai dari pengelolaan destinasi, penyediaan kuliner, produk UMKM, hingga jasa pendukung pariwisata.

"Kita terus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi hingga pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang destinasi wisata di daerah ini," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.