Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan ekosistem startup berbasis teknologi bersama Indian Institute of Technology (IIT) Madras, India.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan Indonesia dan India memiliki potensi besar untuk membangun kolaborasi strategis, khususnya dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan inovasi teknologi.
Ia menilai kerja sama antara perguruan tinggi kedua negara perlu diarahkan lebih dari sekadar bidang akademik dan penelitian, tetapi juga pada penciptaan ekosistem startup dan hilirisasi inovasi.
"Kami berharap dapat menciptakan center of excellence yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan riset, tetapi juga menghasilkan startup teknologi yang kuat melalui kolaborasi antara Indonesia dan India," kata Mendiktisaintek Brian.
Mendiktisaintek juga menyampaikan rencana pengembangan kerja sama dengan IIT Madras melalui berbagai skema, antara lain program gelar bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan pusat-pusat unggulan di sejumlah perguruan tinggi Indonesia.
Pihaknya berkomitmen untuk mempermudah mobilitas internasional mahasiswa, peneliti, dan profesor asing melalui pembentukan one-stop service point, yang diharapkan dapat mendukung percepatan kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi dan riset.
Menanggapi hal tersebut, Duta Besar India untuk Indonesia Shri Sandeep Chakravorty menekankan reputasi global IIT dapat menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi pendidikan tinggi Indonesia dan India serta menarik lebih banyak talenta dari kawasan.
Baca juga: Disdik Mataram usulkan Rp1 miliar perbaikan empat SD
Ia juga mendorong pengembangan program bersama antara perguruan tinggi Indonesia dan IIT, baik pada jenjang sarjana, pascasarjana, maupun doktoral, serta menekankan pentingnya keterlibatan industri dalam mendukung keberhasilan ekosistem inovasi.
"Center of excellence dapat menjadi fondasi untuk menciptakan budaya penelitian dan inovasi," ucap Dubes Chakravorty.
Pewarta : Sean Filo Muhamad
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026